History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Laksamana AL Amerika: Berdiskusi Dengan Taiwan Mengenai Kapal Selam

  • 09 September, 2014
  • Editor
Laksamana AL Amerika: Berdiskusi Dengan Taiwan Mengenai Kapal Selam
Laksamana AU Amerika: telah membahas bersama dengan Taiwan masalah kapal selam.

(Taiwan, ROC) Jonathan Greenert, Laksamana Angkatan Laut Amerika, pada tanggal 8 mengatakan, bersama Taiwan telah mendiskusikan masalah kapal selam; Wakil presiden untuk studi Carnegie Endowment for International Peace, Douglas Paal beranggapan jika Taiwan memiliki kapal selam maka juga dapat menguntungkan bagi pihak Amerika, karena dapat menjaga kestabilan dan keamanan kawasan perairan.

  

Jonathan Greenert di bawah Carnegie Endowment for International Peace melangsungkan forum re-balancing Asia Pasifik, telah mendiskusikan topik pengadaan ataupun pembuatan kapal selam Taiwan. Untuk topik kapal selam telah dibahas bersama dengan Taiwan.

  

Pembawa acara forum, Douglas Paal saat menerima wawancara mengatakan, kawasan asia pasifik memerlukan lebih banyak kapal selam, Taiwan melakukan patroli sepanjang pantai dan kawasan laut Selatan, dalam hal ini sangat menguntungkan bagi Amerika, berasaskan komitmen bersama, pihak Amerika yakin terhadap Taiwan dalam menjaga stabilitas kawasan.

Douglas beranggapan, paling baik jika Taiwan memiliki solusi pemecahannya, pihak Amerika berkemungkinan dengan cara melakukan perjanjian tertulis untuk memberikan bimbingan, jika berhasil maka yakin pemerintah Amerika juga akan melakukan perubahan secara bertahap.

 

Douglas mengatakan, dalam hal ini cukup sulit bagi pemerintah, karena merupakan tantangan secara teknis, pasti ada kendala bagi Taiwan untuk membuat kapal selam sendiri.

  

Mengenai pengadaan kapal selam atau produksi sendiri, pihak Amerika mengemukakan, baru-baru ini fokus kembali pada masalah Taiwan-Amerika, dari Kemenhan Republik Tiongkok mengemukakan, mulai memproduksi kapal selam, dan saling bertukar pendapat dengan pihak Amerika; walaupun Jonathan Greenert tidak dapat memberikan penjelasan lebih lanjut kepada umum, namun ia menyampaikan kedua belah pihak sedang dalam komunikasi.

Komentar

Terbarumore