(Taiwan, ROC) --- Salah seorang Warganet Taiwan, yang juga adalah guru bimbel (bimbingan belajar), Lee Wei-li (李威立) baru-baru ini membagikan sebuah pengalaman yang menyentuh hati.
Saat menaiki MRT Taichung, ia melihat seorang pekerja buruh wanita yang sedang jongkok membaca buku di lantai gerbong kereta. Pemandangan ini sangat mengharukan baginya.
"Sosok yang begitu serius dari belakang benar-benar menyentuh hati," tulis Lee Wei-li.
Dalam unggahannya di Facebook, Lee Wei-li menuturkan, "Di salah sudut gerbong paling depan kereta MRT Taichung, ada seorang buruh pekerja yang duduk di lantai. Awalnya saya tidak terlalu memperhatikan, hanya menganggapnya sebagai seseorang yang lelah setelah bekerja keras. Dia duduk di atas troli lipat yang dibawanya sendiri, dengan helm keselamatan masih terpasang di kepala. Seseorang yang memiliki keterampilan dan mampu menghidupi dirinya sendiri, tentu layak dihormati. Kemudian saya menyadari bahwa dia sedang tekun menandai bagian penting sebuah buku dengan menggunakan pensil."
Lee Wei-li menambahkan, saat turun dari kereta, pekerja wanita tersebut memasukkan bukunya ke dalam kantong plastik putih, tampaknya khawatir bukunya akan kotor. Dia membaca dengan kepala tertunduk, kulitnya terlihat sangat gelap karena terbakar matahari.
Baru setelah wanita itu berdiri, Lee Wei-li menyadari bahwa pekerja tersebut adalah seorang wanita, meskipun tidak yakin apakah dia seorang ibu.
Unggahan ini mendapat lebih dari 130.000 likes, dengan banyak komentar positif dari netizen.
"Sangat memotivasi, sebagai sesama wanita, saya merasa ini bukanlah hal yang mudah. Terima kasih atas ceritanya, gadis ini benar-benar luar biasa!" tulis salah seorang netizen.