(Taiwan, ROC) --- MRT Taipei yang melayani lebih dari 2 juta penumpang setiap hari adalah salah satu sistem transportasi umum terpenting di wilayah Kota Taipei. Untuk menjaga ketertiban ruang publik, Perusahaan MRT Taipei baru-baru ini mengumumkan di situs web resminya, secara jelas melarang segala bentuk aktivitas politik di area stasiun dan di dalam gerbong kereta. Pelanggar dapat dikenakan denda hingga NT$7.500.
Menurut pengumuman di situs web resmi MRT Taipei, dengan jelas menetapkan bahwa di dalam sistem MRT dilarang melakukan kegiatan kampanye pemilu, kegiatan partai politik, protes dan demonstrasi, atau aktivitas terkait isu politik lainnya.
Jika terjadi pelanggaran, MRT Taipei berhak menolak mengangkut pelaku, dan tergantung pada tingkat keseriusan pelanggaran, petugas stasiun atau staf kereta dapat berkoordinasi dengan polisi untuk memaksa atau mengawal pelanggar keluar dari area sistem MRT.
MRT Taipei menekankan bahwa kebijakan ini akan diterapkan secara adil tanpa memandang afiliasi partai politik, dan akan terus melaksanakan administrasi sesuai hukum.
MRT Taipei juga menghimbau masyarakat dan organisasi untuk menghormati peraturan ruang transportasi publik, demi menciptakan lingkungan perjalanan yang aman, netral, dan tertib bersama-sama.