History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pakar: Ancaman Besar! 5 Tahun Mendatang Pemanasan Global Melampaui 1,5 °C

  • 29 May, 2025
  • 鄭蕙玲
Pakar: Ancaman Besar! 5 Tahun Mendatang Pemanasan Global Melampaui 1,5 °C
Pakar: Ancaman Besar! 5 Tahun Mendatang Pemanasan Global Melampaui 1,5 °C (foto: tpimages, sumber CNA)

(Taiwan, ROC) PBB beberapa hari yang lalu mengingatkan, ada kemungkinan 70% bahwa kenaikan suhu global rata-rata antara tahun 2025 dan 2029 akan melampaui standar internasional sebesar 1,5 derajat Celsius.

Menurut laporan iklim tahunan yang dirilis oleh Organisasi Meteorologi Dunia PBB, Bumi mengalami dua tahun terhangat yang pernah tercatat pada tahun 2023 dan 2024, sehingga bumi diperkirakan akan terus mengalami pemanasan hingga mencatat rekor tinggi.

Wakil Sekjen Organisasi Meteorologi Dunia, Ko Barrett mengatakan, “baru saja kita mengalami kondisi suhu terpanas selama 10 tahun. Sayangnya, laporan WMO ini tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan dalam beberapa tahun mendatang, yang menandakan ekonomi, kehidupan sehari-hari, ekosistem, dan planet kita akan semakin terpengaruh secara negatif."

Semakin banyak pakar iklim beranggapan, pengendalian kenaikan 1,5 derajat yang dinilai wajar sepertinya sulit direalisasikan, dikarenakan emisi karbon terus meningkat.

Prakiraan terbaru dari Organisasi Meteorologi Dunia disusun oleh Kantor Meteorologi Inggris (Met Office) berdasarkan data dari beberapa pusat meteorologi di seluruh dunia.

Organisasi Meteorologi Dunia memperkirakan bahwa suhu rata-rata permukaan global akan 1,2 hingga 1,9 derajat celsius lebih tinggi daripada rata-rata pra-industri setiap tahun antara tahun 2025 dan 2029. Ada kemungkinan 70% bahwa suhu rata-rata akan naik lebih dari 1,5 derajat Celsius antara tahun 2025 dan 2029.

Organisasi Meteorologi Dunia mengatakan ada peluang 80% bahwa setidaknya satu tahun antara 2025 dan 2029 akan melampaui tahun terhangat yang pernah tercatat pada tahun 2024.

Setiap kenaikan suhu global sebesar satu derajat akan mengintensifkan gelombang panas, curah hujan ekstrem, kekeringan, dan pencairan lapisan es, es laut, dan gletser. Namun, iklim tahun ini tidak menunjukkan tanda-tanda akan membaik.

Beberapa wilayah di Tiongkok mencatat suhu lebih dari 40 °C minggu lalu, sementara Uni Emirat Arab mencapai hampir 52 °C, dan Pakistan dilanda angin kencang yang menimbulkan korban kematian setelah gelombang panas.

Komentar

Terbarumore