(Taiwan, ROC) -- Kementerian Pendidikan (MOE) Taiwan hari ini (21 Mei) secara resmi mengumumkan rancangan prinsip penggunaan dan penyimpanan perangkat seluler di lingkungan sekolah. Untuk siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang masih di bawah umur, akan diterapkan sistem "penyimpanan terpusat". Sementara itu, untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), penggunaan perangkat seluler, termasuk waktu penggunaan ponsel di lingkungan sekolah, akan dilakukan secara lebih fleksibel dan ditentukan melalui kesepakatan antara orang tua, guru, dan siswa.
MOE mengumumkan “Pedoman Membawa Perangkat Seluler ke Sekolah bagi Siswa SMA dan di Bawahnya” di platform partisipasi kebijakan publik. Dalam penjelasannya, rancangan ini mengusung pendekatan fleksibel dan bertahap. Untuk tingkat SD dan SMP, ponsel disimpan secara terpusat oleh sekolah atau masing-masing kelas, dengan rincian aturan yang harus disetujui melalui rapat dewan sekolah. Sedangkan untuk SMA, peraturannya harus dirumuskan bersama oleh perwakilan guru, orang tua, dan siswa. Namun, prinsip dasarnya adalah bahwa dalam satu sekolah harus diberlakukan aturan yang sama, tidak boleh berbeda-beda antar kelas.
MOE menjelaskan bahwa siswa SD dan SMP masih di bawah umur, sehingga orang tua sebagai wali hukum memiliki tanggung jawab atas perilaku dan keselamatan anak. Oleh karena itu, siswa hanya boleh membawa ponsel ke sekolah jika mendapat persetujuan dari wali hukum. Sementara, siswa SMA dinilai sudah mandiri, sehingga boleh membawa ponsel sesuai dengan aturan sekolah. Namun, pihak sekolah disarankan secara proaktif menjelaskan aturan tersebut kepada orang tua.
Sebelumnya, organisasi mahasiswa EdYouth menyampaikan pernyataan bahwa yang seharusnya diatur adalah penggunaan perangkat seluler "selama jam pelajaran", bukan "selama berada di sekolah", guna menghindari larangan total selama siswa berada di sekolah.
Menanggapi hal tersebut, MOE menjelaskan bahwa untuk menjaga ketertiban dan ketenangan kelas di tingkat SD dan SMP, ponsel harus dinonaktifkan selama jam pelajaran, kecuali digunakan untuk kegiatan pembelajaran atau kebutuhan khusus (seperti keperluan darurat). Nonaktif di sini bisa dalam bentuk mematikan daya atau mengubah ke mode pesawat. Untuk siswa SMA, waktu penggunaan ponsel di sekolah akan ditentukan melalui diskusi bersama antara orang tua, guru, dan siswa.