(Taiwan, ROC) -- Kementerian Lingkungan (MOENV) dan Dewan Pembangunan Nasional Taiwan pada hari ini (23/5) menggelar upacara pembukaan“Peluncuran Pertumbuhan Hijau Taiwan dan Forum Pertumbuhan Hijau Asia.”Dalam sambutannya, Presiden Lai Ching-te (賴清德) menyatakan bahwa Taiwan pada tahun ini resmi memasuki era “harga emisi karbon”. Dirinya juga menekankan bahwa pembentukan “Aliansi Pertumbuhan Hijau” akan menjadi pendukung kuat bagi aksi pengurangan emisi karbon Taiwan. Pemerintah akan mempercepat integrasi sistem pasar karbon Taiwan dengan standar internasional melalui pembentukan “Dana Pertumbuhan Hijau Taiwan” dan “Aliansi Pertumbuhan Hijau”, guna menciptakan jalur pertumbuhan hijau yang stabil dan berkelanjutan bagi Taiwan.
Guna mendorong pertumbuhan hijau, MOENV mengundang perusahaan-perusahaan dengan potensi pertumbuhan hijau serta instansi terkait untuk membentuk “Aliansi Pertumbuhan Hijau”. Pemerintah juga berhasil mengalokasikan dana sebesar NT$10 miliar dari Dana Pengembangan Nasional untuk mendirikan “Dana Pertumbuhan Hijau Taiwan”. Dana ini akan digunakan untuk bekerja sama dengan universitas-universitas terkemuka dalam mendorong riset teknologi dan pengembangan talenta.
MOENV dan Dewan Pembangunan Nasional pada hari ini (23/5) bersama-sama menggelar acara “Peluncuran Pertumbuhan Hijau Taiwan dan Forum Pertumbuhan Hijau Asia”. Presiden Lai bersama perwakilan dunia usaha secara simbolis meluncurkan “Aliansi Pertumbuhan Hijau”, serta meresmikan “Dana Pertumbuhan Hijau Taiwan” dan “Akademi Berkelanjutan Universitas Tsing Hua (NTHU)”.
Presiden Lai dalam pidato sambutannya, menegaskan bahwa “Pertumbuhan Hijau dan Transisi Menuju Emisi Nol Bersih Tahun 2050” merupakan strategi inti dalam pembangunan nasional Taiwan. Setelah menjabat, dirinya mendirikan “Komisi Nasional Penanganan Perubahan Iklim” di Kantor Kepresidenan, serta menetapkan target baru pengurangan emisi nasional dan merumuskan rencana aksi pengurangan emisi Taiwan secara menyeluruh. Dalam pidato peringatan satu tahun masa jabatannya, Presiden Lai juga menekankan bahwa Taiwan akan mewujudkan visi emisi nol bersih tahun 2050 dan bergerak bersama dunia menuju pertumbuhan berkelanjutan dan pembangunan yang makmur.
Presiden Lai menyebutkan bahwa Taiwan pada tahun ini resmi memasuki era “harga emisi karbon”, menandai keterkaitan sistem ekonomi Taiwan dengan pasar karbon internasional. Lewat Forum Pertumbuhan Hijau hari ini, tercatat tiga tonggak penting: Pertama, pembentukan “Aliansi Pertumbuhan Hijau” oleh MOENV bersama 17 perusahaan dan instansi terkait sebagai platform kolaborasi publik-swasta; penguatan aksi pengurangan emisi; serta kerja sama strategis dengan pakar “Green Transformation (GX) Alliance” Jepang. Taiwan dan Jepang akan menjadi mitra strategi netral karbon dan bersama-sama mendorong pertumbuhan hijau Asia menuju transisi net zero.
Kedua, “Dana Pertumbuhan Hijau Taiwan” resmi diluncurkan. MOENV akan mengalokasikan dana sebesar NT$10 miliar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hijau dengan berinvestasi secara khusus pada industri baru yang berfokus pada net-zero dan keberlanjutan, dipimpin oleh peran aktif pemerintah. Ketiga, peresmian “Akademi Keberlanjutan NTHU” menjadi tonggak penting sebagai akademi pertama di Taiwan yang menjadikan keberlanjutan sebagai nilai inti. Akademi ini ke depannya akan bekerja sama dengan pemerintah untuk mencetak talenta hijau dan membuka babak baru dalam pendidikan dan penelitian terkait iklim.
Presiden Lai menyebutkan bahwa ketiga tonggak sejarah ini merepresentasikan upaya pemerintah dalam membangun jalur pertumbuhan hijau yang kokoh bagi Taiwan, melalui kekuatan industri, dorongan pendanaan, dan pilar sumber daya manusia. Dirinya menekankan bahwa transisi dari ekonomi tinggi karbon menuju masyarakat net-zero bukanlah proses yang instan. Pemerintah akan terus menjalankan kebijakan berkelanjutan dengan melibatkan industri, lembaga akademik dan penelitian, organisasi masyarakat, serta partisipasi seluruh warga, demi menciptakan nilai tambah bagi produk hijau Taiwan.
Presiden Lai juga menyampaikan bahwa meskipun kata “transformasi” terdengar menantang, selama memiliki keyakinan, strategi, sumber daya, dan tim yang solid, Taiwan pasti mampu meraih keunggulan dalam perlombaan menuju ekonomi net-zero global. Dirinya optimis Taiwan dapat mencetak prestasi dalam inovasi pengurangan emisi dan pertumbuhan hijau.
Presiden berharap semua pihak dapat menunjukkan kepada dunia bahwa Taiwan bukan sekedar peserta, melainkan sebagai kontributor aktif melalui tindakan nyata. Pemerintah akan terus bersinergi dengan sektor swasta dan masyarakat untuk membuka peluang tak terbatas menuju pertumbuhan hijau.