History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kenapa Nyamuk Lebih Suka Menggigit Anda? Ahli Ungkap 5 Tipe Orang yang Bakal Jadi Favoritnya Nyamuk

  • 23 May, 2025
  • 尤繼富
Kenapa Nyamuk Lebih Suka Menggigit Anda? Ahli Ungkap 5 Tipe Orang yang Bakal Jadi Favoritnya Nyamuk
Kenapa Nyamuk Lebih Suka Menggigit Anda? Ahli Ungkap 5 Tipe Orang yang Bakal Jadi Favoritnya Nyamuk 示意圖/ingimage

(Taiwan, ROC) --- Seiring cuaca yang semakin hangat, aktivitas nyamuk juga semakin meningkat. Banyak orang mungkin menyadari bahwa mereka selalu menjadi target utama nyamuk dan berakhir dengan banyak bentol di tubuh.

Seorang dokter di Taiwan, Chen Jie-wen (陳潔雯), membagikan hasil penelitian terbaru di media sosial yang menjelaskan mengapa beberapa orang lebih mudah menarik perhatian nyamuk.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal internasional Cell oleh Universitas Rockefeller pada tahun 2022, reseptor penciuman nyamuk sangat sensitif terhadap asam karboksilat. Ini berarti orang-orang dengan konsentrasi asam karboksilat yang lebih tinggi di kulit mereka lebih mungkin menjadi target nyamuk.

Selain faktor bawaan tubuh, mikrobioma pada permukaan kulit juga mempengaruhi daya tarik terhadap nyamuk. Mikroorganisme ini menguraikan sebum kulit, menghasilkan berbagai asam organik, termasuk asam laktat, asam asetat, dan asam karboksilat, yang pada gilirannya mempengaruhi pH kulit dan komposisi aromanya.

造咖

圖/PEXELS

Dokter Chen Jie-wen menunjukkan bahwa ada 5 tipe orang yang paling disukai nyamuk:

1. Orang dengan Metabolisme Cepat

Metabolisme tubuh yang aktif, tingkat pembaruan sel kulit yang lebih cepat, menghasilkan lebih banyak sebum, yang setelah diuraikan oleh mikroorganisme akan melepaskan lebih banyak asam karboksilat.

2. Orang yang Mudah Berkeringat

 Komponen dalam keringat akan mempengaruhi ekologi mikroba kulit, mendorong flora bakteri untuk mengurai sebum, meningkatkan pembentukan asam karboksilat.

3. Orang dengan Mikrobioma Kulit yang Kaya

Memiliki lebih banyak jenis dan jumlah mikroorganisme di permukaan kulit, bakteri akan mengurai sebum dan mengubahnya menjadi berbagai asam organik, di mana asam karboksilat adalah salah satu aroma yang paling sensitif bagi nyamuk.

4. Wanita Hamil

Perubahan hormon selama kehamilan menyebabkan peningkatan suhu tubuh, serta peningkatan metabolisme, yang mendorong peningkatan sekresi kelenjar sebum dan keringat, sehingga mempercepat produksi dan pelepasan asam karboksilat.

5. Orang yang Suka Berolahraga

Olahraga berat akan meningkatkan suhu tubuh dan merangsang sekresi kelenjar keringat dan sebum, keringat dan sebum yang diuraikan oleh kulit akan melepaskan lebih banyak asam karboksilat.

造咖

圖/PEXELS

Untuk menghindari menjadi targer utama nyamuk, Dokter Chen Jie-wen menyarankan 4 tips berikut:

1. Jaga kebersihan kulit, kurangi penumpukan sebum.

2. Makan yang seimbang, kurangi asupan lemak dan gula tinggi.

3. Sering mencuci tangan, kurangi akumulasi asam karboksilat pada kulit.

4. Jaga agar tetap kering, kurangi kesempatan bakteri untuk berkembang biak.

Ia juga menekankan bahwa dengan menjaga keseimbangan ekologi kulit yang baik, mengurangi konsentrasi asam karboksilat, dan dikombinasikan dengan strategi anti nyamuk yang tepat, maka dapat secara efektif mengurangi gigitan nyamuk.

Dia menghimbau masyarakat untuk memperhatikan kondisi kulit mereka dan mengambil tindakan yang tepat untuk menghindari menjadi target utama nyamuk.

Seiring dengan perubahan iklim dan pemanasan global, musim aktivitas nyamuk mungkin akan semakin panjang, dan risiko kesehatan terkait juga akan meningkat.

Oleh karena itu, memahami kebiasaan nyamuk dan karakteristik fisik individu, serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang efektif, tidak hanya dapat mengurangi gangguan gigitan tetapi juga menurunkan risiko tertular penyakit yang ditularkan nyamuk.

Para ahli menyarankan, selain perlindungan pribadi, juga penting untuk memperhatikan kebersihan lingkungan, menghilangkan wadah air yang tergenang, dan mengurangi tempat berkembang biak nyamuk. Saat beraktivitas di luar ruangan, disarankan untuk mengenakan pakaian lengan panjang berwarna terang dan menggunakan lotion anti nyamuk yang mengandung bahan aktif seperti DEET.

Di dalam ruangan, dapat menggunakan kelambu atau memasang kasa pada jendela dan pintu untuk mengurangi kemungkinan masuknya nyamuk.

Komentar

Terbarumore