(Taiwan, ROC) -- Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menyampaikan, Tiongkok, Qatar, Swiss beserta 20 lebih negara lainnya berkomitmen akan menyediakan dana sekitar USD170 juta, bersamaan dengan itu juga menerima penambahan biaya keanggotaan dari tiap-tiap negara peserta untuk membantu kekurangan dana dampak dari berkurangnya dana akibat pengunduran diri dari Amerika Serikat.
Berdasarkan laporan dari Reuters, dalam sebuah laporan penjelasan dana bantuan periode tahun 2025 – 2028, Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengemukakan, “Di bawah lingkungan kehidupan kesehatan global yang penuh dengan pertempuran, dana bantuan ini membantu dalam perluasan tugas pertolongan yang kami lakukan.”
Dalam daftar WHO menunjukkan, Swiss memberikan bantuan dana sebesar US$40 juta, Swedia US$13,5 juta, Angola menyumbangkan US$8 juta, Qatar US$6 juta, dan yang lainnya bantuan dari Novo Nordisk Foundation dan ELMA Philanthropies.
WHO menyampaikan, tugas perhitungan masih belum selesai, oleh karena daftar tersebut belum termasuk Tiongkok yang akan menyumbangkan US$500 juta. Bahkan WHO telah berupaya merombak pendanaannya sebelum terjadi krisis moneter guna mengurangi ketergantungan akan pendanaan terhadap beberapa negara ekonomi kuat, seperti Amerika Serika selama ini memberikan pendanaan sebesar 18% dari WHO.
Donald Trump mengumumkan Amerika keinginan untuk mengundurkan diri dari WHO pada tanggal 20 Januari lalu, tetapi proses penarikan diri memerlukan proses 1 tahun. Sebelumnya Menteri Kesehatan Robert F Kennedy Jr. sempat mengkritik bahwa WHO adalah organisasi yang “sekarat”.
WHO terus berupaya melakukan persiapan karena keluarnya Amerika Serikat dengan pengurangan dana anggaran, untuk tahun 2026 – 2027 telah menyusutkan anggaran dari US$5.300 juta menjadi US$42.00 juta
Selain itu karena harus menghadapi krisis moneter, Sidang WHA pada tanggal 20 Mei secara resmi mengumumkan dana anggaran terbaru, yang akan meningkatkan biaya keanggotaan dari setiap peserta sebesar 20%, dan Tiongkok adalah negara yang memberikan sumbangan dana terbesar.