(Taiwan, ROC) --- Pada Mei tahun ini, Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) merevisi salah satu poin dalam Undang Undang Ketenagakerjaan, yang mengatur kriteria kualifikasi pemberi kerja yang mengajukan permohonan untuk merekrut pekerja migran dalam pekerjaan pengolahan limbah dan daur ulang.
Kementerian Lingkungan Hidup (MOENV) menyatakan bahwa diperkirakan sekitar 1.000 pekerja migran akan direkrut untuk pekerjaan pengolahan daur ulang. MOENV menekankan bahwa pekerja migran nantinya hanya diizinkan melakukan pekerjaan pemilahan di dalam pabrik.
MOENV menyatakan bahwa MOL telah merevisi dan mengumumkan standar evaluasi yang ada pada 7 Mei 2025 kemarin, dengan menambahkan izin bagi bisnis daur ulang limbah yang dapat didaur ulang, bisnis pengolahan limbah, dan fasilitas pengolahan limbah publik dan swasta untuk mempekerjakan pekerja migran.
Sesuai dengan standar evaluasi yang ada, maka pemberi kerja harus terlebih dahulu mengajukan permohonan kualifikasi ke MOENV, dan setelah mendapatkan surat keterangan kualifikasi, maka mereka dapat mengajukan izin perekrutan pekerja migran ke MOL.
MOENV menyatakan bahwa diperkirakan lebih dari 1.000 pekerja migran akan dipekerjakan di industri daur ulang, dan jumlah ini akan ditinjau secara berkala di masa mendatang.
Namun, pekerja migran yang bekerja di bisnis daur ulang limbah, bisnis pengolahan limbah, dan fasilitas pengolahan limbah publik dan swasta hanya diizinkan melakukan pekerjaan pemilahan di dalam pabrik, dan tidak termasuk operasi pengumpulan limbah yang memerlukan mengemudi kendaraan.