(Taiwan, ROC) -- Mantan Wakil Presiden Chen Chien-jen berkunjung ke Vatikan, setelah menghadiri upacara pelantikan Paus Leo XIV, berlanjut berkunjung ke Jenewa, Swiss, pada tanggal 19 Mei waktu setempat untuk menghadiri jamuan makan malam yang digelar oleh Foundation of Medical Professionals Alliance in Taiwan, dalam sambutan Chen Chien-jen mengatakan hadiah yang dipersembahkan untuk Paus Leo XIV adalah selembar foto, orang di dalam foto adalah Paus Leo XIV yang pada masa tersebut menjabat sebagai uskup di Peru, pada saat itu, Paus Leo XIVmewakili Peru menerima sumbangan aerosol box sebanyak 2000 set. Chen Chien-jen mengatakan, saat melihat foto ini, Beliau langsung ingat dengan kejadian lalu, ini adalah memori kenangan indah.
Chen Chien-jen mengatakan , “Saat Beliau melihat, langsung senang seketika, kemudian berkata saya tahu ini, dalam foto ini adalah saya (I know that! This is me!),yang lebih penting adalah, saya ingin memberitahukan kepada semua, apa yang saya rasakan, yakni mengapa dia begitu berkesan dengan lembaran foto ini? Kita sering berkata “teman yang ada saat dibutuhkan adalah teman sejati ( A friend in need is a friend indeed). Saat Anda memerlukan, situasi paling sulit, momen paling memerlukan bantuan, orang yang bisa membantu kami adalah teman yang terbaik, saya rasa, Taiwan selalu memainkan peranan penting, saat dunia dalam masa-masa sulit, Taiwan bersedia memberikan bantuan kepada semua negara, seperti kami memberikan sumbangan masker, pada tahun 2020 memberikan sumbangan masker, pada tahun 2021, masker kami sangat mencukupi, akan tetapi vaksin COVID tidak mencukupi, ketika Taiwan menebarkan kasih dan memberikan sumbangan kepada orang lain, orang lain juga memberikan kasih kepada kita, dengan demikian dunia akan dipenuhi dengan kasih, dunia dipenuhi dengan kerja sama satu sama lain yang menandakan semangat Taiwan, ketika kita bersikap welas asih kepada orang lain, maka orang lain akan membalas dengan kebaikan, ini juga merupakan semangat kesehatan global (Global Health).”
Chen Chien-jen mengatakan, Taiwan pernah menyumbang lebih dari 60 juta masker ke tenaga medis di 82 negara di seluruh dunia, meskipun Taiwan ditolak oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) , akan tetapi, dunia bisa menyaksikan kontribusi Taiwan terhadap kesehatan dunia, ia yakin, asalkan pemerintah dan swasta berupaya dan tidak menyerah maka dunia akan melihat Taiwan.