(Taiwan, ROC) -- Media dari kawasan Timur Tengah selama 35 tahun terakhir untuk perdana mewawancarai Menteri Luar Negeri Republik Tiongkok Lin Chia-lung (林佳龍). Dalam wawancara khusus yang berlangsung pada tanggal 17 Mei kemarin mengungkapkan, Taiwan memainkan peran penting dalam rantai pasokan semikonduktor global, juga akan menggunakan keunggulan pangsa pasar Amerika Serikat untuk membentuk tim investasi di Amerika Serikat guna membangun kerja sama saling menguntungkan antara Amerika Serikat dan Taiwan.
Setelah Republik Tiongkok Taiwan putus hubungan diplomatik dengan Arab Saudi pada tahun 1990, sejak saat itu hubungan antara Taiwan dan Timur Tengah menjadi diplomatik gurun.
Media Arab Saudi “Asharq AL-Awsat” secara khusus mewawancarai Menteri Luar Negeri Taiwan Lin Chia-lung (林佳龍). Ini adalah yang perdana sejak 35 tahun terakhir media dari negara kawasan Timur Tengah mewawancarai menteri luar negeri Taiwan.
Dalam wawancara khususnya, Lin Chia-lung untuk pertama kali mengungkapkan, perkembangan seiring dengan datang menyerangnya pandemi COVID-19 dan perang Rusia – Ukraina, posisi Taiwan dalam rantai pasokan semikonduktor global menjadi penting, hal ini juga dapat mendorong banyak negara untuk bersama-sama membangun rantai pasokan yang aman.
Lin Chia-lung menjelaskan, Taiwan dan Amerika Serikat menjalin kemitraan komprehensif dalam bidang teknologi canggih. Amerika Serikat adalah pemimpin dunia untuk teknologi, sedangkan Tiwan adalah negara kuat dalam bidang pembuatan semikonduktor, Taiwan merupakan mitra kerja sama yang dapat dipercaya dan tidak boleh tidak ada. Taiwan memiliki kemampuan industri yang komprehensif dan tindakan perlindungan kekayaan intelektual yang kuat. Oleh karena itu, jika Amerika Serikat ingin membangun rantai pasokan strategis yang fleksibel, Taiwan merupakan mitra yang sangat diperlukan dan dapat diandalkan.
Lin Chia-lung menyampaikan, Amerika Serikat menjadi target tempat investasi luar negeri kesatu Taiwan di tahun 2023. Investasi Taiwan di Amerika Serikat menciptakan lapangan kerja dan berkontribusi terhadap industri manufaktur lokal Amerika Serikat.
Lin Chia-lung mengatakan, “Kebijakan ‘Taiwan plus one’ dari Presiden Lai Ching-te adalah mempromosikan industri inovatif bersama Taiwan dan Amerika Serikat, membutktikan hubungan ekonomi akrab antara Taiwan dan Amerika Serikat, kebijakan Amerika Serikat juga mengakui upaya investasi Taiwan terhadap Amerika Serikat.”
Lin Chia-lung menekankan, Taiwan berada di urutan ke-21 ekonomi global, selain itu juga adalah tautan penting dalam rantai pasokan global, menyediakan 60% dari semikonduktor dan 95% dari chip terbaru global. Untuk itu, Taiwan akan terus melalui hubungan kemitraan rantai pasokan semikonduktor, dan bekerja sama dengan Amerika Serikat serta negara pemasok lainnya untuk membangun sebuah jaringan pasokan yang lebih fleksible, hidup dan lebih banyak ragamnya.
Terkait dengan masalah kebijakan pajak baru Amerika Serikat, Lin Chia-lung juga menjelaskan bahwa Taiwan sudah sangat aktif merespons. Lin Chia-lung mengatakan, “Kami dimasukan dalam daftar negara prioritas untuk negosiasi. Kami akan mengambil tindakan tanggapan untuk memastikan kepentingan terbaik bagi kami atas kebijakan tariff pajak Amerika Serikat.”
Lin Chia-lung menekankan, Taiwan telah mengusulkan gagasan pembentukan “tim investasi di Amerika Serikat” dan akan memanfaatkan keunggulan pasar AS dalam teknologi, modal, dan bakat untuk terus mencapai kerja sama yang saling menguntungkan antara Taiwan dan Amerika Serikat.
Media Arab Saudi “Asharq AL-Awsat” adalah media berbahasa Arab milik keluarga kerajaan Saudi yang didirikan sejak tahun 1978, saat ini merupakan salah satu media paling berpengaruh di Timur Tengah.