(Taiwan, ROC) --- Asosiasi Perlindungan Hewan Liar Hsinchu bulan lalu menemukan seseorang yang menggunakan mobil lalu membuang 16 ekor anjing Shiba Inu di sepanjang jalan.
Setelah melaporkan ke Dinas Perlindungan Hewan Hsinchu dan bekerja sama dengan polisi, pelaku teridentifikasi sebagai seorang wanita bermarga Tsai (蔡姓) berusia 50-an tahun.
Atas perbuatannya, Tsai akan dikenakan denda sebesar NT$450 ribu, dan dimasukkan dalam daftar hitam yang melarangnya memelihara anjing dan kucing di masa mendatang.
Pada 11 April 2025, Dinas dan Asosiasi Perlindungan Hewan menerima laporan tentang anjing Shiba Inu yang ditemukan terlantar di daerah Guanxi dan Xinpu. Pelaku diduga menggunakan mobil untuk membuang anjing-anjing tersebut secara bertahap, dua ekor setiap kali, dengan total 16 ekor anjing Shiba Inu.
Setelah anjing-anjing tersebut diselamatkan, ditemukan bahwa tidak ada satupun yang memiliki registrasi hewan peliharaan atau telah disterilisasi. Dengan bantuan rekaman CCTV, polisi berhasil mengidentifikasi pemilik kendaraan tersebut sebagai wanita bermarga Tsai.

新竹縣動保所提供
Karena tindakan pembuangan (menelantarkan) adalah hal yang melanggar hukum, maka Dinas Perlindungan Hewan mengenakan denda maksimal sebesar NT$415.000 atas pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Hewan, termasuk penelantaran hewan, tidak melakukan sterilisasi, dan tidak mendaftarkan hewan peliharaan.
Pelaku juga dimasukkan dalam daftar hitam dan dilarang memelihara anjing atau kucing di masa depan.
Dinas Perlindungan Hewan menyatakan bahwa 16 ekor anjing Shiba Inu yang diterlantarkan tersebut berada dalam kondisi kesehatan yang baik. Berkat bantuan sukarela dari dosen dan mahasiswa Jurusan Kesehatan Hewan Peliharaan Yuanpei University of Medical Technology yang memberikan layanan perawatan, termasuk pemotongan rambut dan kuku, memandikan, serta perawatan kebersihan, anjing-anjing Shiba Inu tersebut telah pulih dengan baik.
Dinas Perlindungan Hewan menambahkan bahwa setelah proses sanksi selesai, maka mereka akan membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk mengadopsi 16 ekor anjing Shiba Inu tersebut. Masyarakat yang berminat dapat terus memantau pengumuman terbaru dari situs 新竹縣動物保護教育園區.