History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Dubes Taiwan untuk Guatemala Imbau Masyarakat Dunia untuk Mendukung Taiwan Turut WHA

  • 14 May, 2025
  • 尤繼富
Dubes Taiwan untuk Guatemala Imbau Masyarakat Dunia untuk Mendukung Taiwan Turut WHA
Dubes Taiwan untuk Guatemala Imbau Masyarakat Dunia untuk Mendukung Taiwan Turut WHA (圖:中央社)

(Taiwan, ROC) -- Sidang Kesehatan Dunia (World Health Assembly/WHA) akan berlangsung pada tanggal 19 Mei mendatang. Duta Besar Taiwan di Guatemala Chang Chun-fei (張俊菲) menegaskan bahwa Tiongkok terus menerus dengan berbagai tindakan dan distorsi berupaya menghalangi, sehingga Taiwan tidak dapat berpartisipasi dalam Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO); Sehat adalah hak umum dari seluruh manusia di dunia, masing-masing negara seharusnya dapat memberikan jaminan dan tidak boleh mengabaikan demi kepentingan politik. 

Chang Chun-fei dalam wawancara khusus Kantor Berita Taiwan (Central News Agency/CNA) pada tanggal 13 Mei kemarin mengimbau masyarakat dunia untuk mendukung keprofesionalan Taiwan, memenuhi keinginan untuk dapat bergabung dalam WHO dan WHA. Chang Chun-fei menyampaikan bahwa Taiwan sempat berpartisipasi dalam WHA dengan status anggota pengamat selama tahun 2009 – 2016, dan keikutsertaan Taiwan memberikan dampak positif bagi masyarakat internasional.

Karena unsur politik, sejak tahun 2017 Taiwan dikucilkan dari WHA. Beberapa tahun terakhir ini, para pejabat tinggi Tiongkok dan WHO memberikan pidato yang bersifat menyesatkan, seperti “Kerja sama WHO dan Taiwan cukup memadai” atau “Tiongkok mewakili Taiwan untuk memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat” dan lainnya yang pada kenyataannya tidak memiliki dasar dan sangkut paut. Pada kenyataannya, selama masa tahun 2012 – 2024, Taiwan hanya mendapat 7 kali undangan sidang dan keikutsertaan Taiwan mendapat batasan, jauh dari yang namanya cukup memadai,

Chang Chun-fei menegaskan, tak satupun dari Resolusi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-2758 dan Resolusi WHA 25-1 melibatkanTaiwan, bahkan Taiwan tidak memberikan wewenang kepada Republik Rakyat Tiongkok untuk mewakili Taiwan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan organisasi internasional. Hanya pemerintah Taiwan yang dipilih secara demokrasi dari rakyat Taiwan baru memiliki wewenang untuk mewakili Taiwan memberikan suaranya. 

Chang Chun-fei mengemukakan, Taiwan dengan 23,5 juta jiwa populasi penduduknya, sudah sekian lama mendapatkan perlakuan dikucilkan dari WHO dan platform WHA, hal ini tidak saja melanggar hak sehat dasar rakyat Taiwan, juga melemahkan sistem kesehatan global secara keseluruhan. Apabila masyarakat internasional malah mengucilkan satu anggota yang bertanggungjawab dan berkontribusi, sehingga tidak dapat menghadapi krisis kesehatan global dengan efektif.

Media Guatemala “Publinews” pada tanggal 13 waktu setempat juga menerbitkan artikel yang dikirimkan oleh Chang Chun-fei. Dalam artikel tersebut menyampaikan, WHO adalah lembaga kesehatan global dengan misi memberikan jaminan kesehatan manusia tanpa membedakan kewarganegaraan dan politik; Namun pada kenyataannya didistorsi karena pertimbangan politik sehingga Taiwan dengan tidak adil dikucilkan dari WHO.

Chang Chun-fei menyampaikan, Presiden Lai Ching-te dan Wakil Presiden Hsiao Bi-khim dengan tegas mengemukakan pandangan “Taiwan Sehat”, yaitu tidak saja penduli dengan masyarakat Taiwan tetapi juga secara aktif berkontribusi bagi kesehatan global, mengimbau masyarakat internasional untuk mendukung Taiwan keprofesionalan Taiwan, memenuhi keinginan untuk dapat bergabung dalam WHO dan WHA, “Saat ini adalah waktu agar suara Taiwan didengar dunia”.

Komentar

Terbarumore