History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pertama Kali Sejak Melepaskan Jabatan, Mantan Presiden Tsai Ing-wen Akan Berkunjung ke Inggris

  • 12 May, 2025
  • 陳志勇
Pertama Kali Sejak Melepaskan Jabatan, Mantan Presiden Tsai Ing-wen Akan Berkunjung ke Inggris
Mantan Presiden Tsai Ing-wen (kanan) mengunjungi Lituania pada tanggal 11 dan bertukar pandangan dengan pelajar lokal Taiwan. (Foto: CNA)

(Taiwan, ROC) - Mantan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) yang sedang mengadakan kunjungan di Lituania dan Denmark, akan untuk pertama kali mengunjungi Inggris selama beberapa hari sebelum kembali ke Taiwan, demikian dikonfirmasi oleh Kantor Tsai pada hari Senin.

Tsai Shu-ching (蔡舒景), juru bicara Kantor Tsai mengumumkan, selama berada di Inggris, Tsai akan mengunjungi lingkaran politik Inggris, berinteraksi dengan para profesional dari semua lapisan masyarakat, dan bertukar pendapat dengan berbagai lembaga penelitian akademis.

Tsai Shu-ching mengemukakan, Taiwan dan Inggris adalah mitra demokratis yang memiliki nilai-nilai universal seperti demokrasi, kebebasan, dan hak asasi manusia; dan selama delapan tahun masa jabatan Tsai Ing-wen, Taiwan dan Inggris telah melakukan banyak pertukaran dan kerja sama yang bermakna di berbagai bidang, dan hubungan bilateral telah mengalami kemajuan besar.

Menurutnya, kunjungan mantan Presiden Tsai kali ini dilakukan atas undangan dari teman-temannya di Parlemen Inggris, selain menampilkan kepedulian tingginya terhadap hubungan Taiwan-Inggris, juga diharapkan akan membantu memperdalam hubungan persahabatan antara Taiwan dan Inggris.

The Guardian melaporkan pada akhir November tahun lalu bahwa Tsai Ing-wen awalnya dijadwalkan mengunjungi Inggris dari tanggal 16 hingga 18 Oktober tahun lalu dan berharap dapat menyampaikan pidato kepada anggota Parlemen Inggris. Namun, setelah Kantor Luar Negeri Inggris mengungkapkan kepada pejabat Taiwan bahwa "waktunya tidak tepat", kunjungan Tsai Ing-wen ke Inggris dibatalkan dan diperkirakan diundurkan hingga musim semi ini.

Sementara itu, kantor berita Nikkei Shimbun Jepang melaporkan bahwa ini adalah kunjungan informal tetapi simbolis, yang menunjukkan bahwa hubungan Taiwan dengan Inggris menghangat di tengah meningkatnya tekanan dari Tiongkok dan Rusia. Laporan tersebut meyakini bahwa aksi diplomatik tidak resmi Tsai Ing-wen juga akan membantu membantah penggambaran Tiongkok dan oposisi Kuomintang terhadap presiden saat ini Lai Ching-te (賴清德) sebagai pembuat onar.

Menurut agenda yang diumumkan, Tsai Ing-wen akan berangkat dari Kopenhagen, Denmark menuju London, Inggris pada hari Kamis. Selain menyampaikan pidato di sejumlah lembaga akademis Inggris, Tsai akan mengunjungi Parlemen Inggris dan mengadakan pertemuan dengan anggota berbagai faksi politik.

Komentar

Terbarumore