(Taiwan, ROC) - Majelis Kesehatan Dunia (WHA) akan diadakan di Jenewa, Swiss pada tanggal 19 Mei. Upaya pemerintah mempromosikan kehadiran Taiwan untuk tahun ini relatif berkurang dibanding tahun-tahun silam akibat pemotongan anggaran Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW), tapi semangat lembaga masyarakat untuk menonjolkan kepentingan Taiwan bagi kesehatan dan pengobatan global tidak berhenti.
Aliansi Perserikatan Bangsa-Bangsa Taiwan (Taiwan United Nations Alliance/TAIUNA), sebuah LSM pendukung partisipasi Taiwan dalam Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan WHA, mengadakan konferensi pers hari Senin dan mengumumkan bahwa mereka telah membentuk kelompok advokasi sipil, yang akan berangkat ke Jenewa besok untuk menyuarakan harapan Taiwan dengan mengkurasi pameran di stasiun Jenewa, dan mengajak organisasi sipil dari lebih dari 50 negara untuk berpartisipasi dalam parade Taiwan untuk pertama kalinya.
Wakil ketua TAIUNA Hung Chia-chun (洪嘉駿) mengatakan bahwa asosiasi tersebut telah mempromosikan aksesi Taiwan ke PBB dan berupaya untuk berpartisipasi dalam WHA selama 20 tahun, tetapi selalu terhalang oleh kendala politik "Prinsip Satu Tiongkok" dari Tiongkok.
Hung menerangkan, TAIUNA tahun ini tetap akan mengorganisasi delegasi untuk pergi ke Jenewa seperti biasa, dan acara yang akan digelar mencakup sebuah pameran teknologi AI dan medis selama tiga hari di Stasiun Jenewa, kunjungan ke Parlemen Eropa di Brussels, Belgia untuk pertama kalinya, dan pertukaran pendapat dengan organisasi nonpemerintah Ukraina untuk mendapatkan dukungan bagi Taiwan.
Hung mengajukan kekhawatiran bahwa setelah Amerika Serikat menarik diri tahun depan, WHO akan lebih cenderung didominasi oleh Tiongkok, dan akan semakin sulit bagi Taiwan untuk bergabung.
Hung Chia-chun mengatakan, "Setelah Amerika Serikat menarik diri, WHO kemungkinan besar akan didominasi oleh Tiongkok, dan kemungkinan Taiwan bergabung dengan WHO akan menjadi lebih kecil lagi di masa mendatang. Inilah yang ingin kami promosikan kepada semua orang kali ini. Ini bukan sekadar slogan untuk bergabung dengan PBB, atau bergabung dengan WHO. Kami berharap semua orang dapat bersuara bersama dan menyuarakan kesehatan Taiwan."
Adapun Parade Besar Taiwan yang diselenggarakan oleh kelompok sipil setiap tahun, yang selalu menjadi puncak acara, tetap akan diadakan tahun ini, dan diperkirakan akan dipartisipasi oleh 300 hingga 400 orang dari organisasi sipil dari lebih dari 50 negara, termasuk Amerika Serikat, Eropa, Ukraina, dan Jepang.