History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Uang Ketinggalan NT$ 4 Juta di Dalam Kereta Tidak Bisa Diambil? PMA: Uang Itu Hasil Jerih Payah untuk Beli Rumah di Kampung

  • 10 May, 2025
  • 尤繼富
Uang Ketinggalan NT$ 4 Juta di Dalam Kereta Tidak Bisa Diambil? PMA: Uang Itu Hasil Jerih Payah untuk Beli Rumah di Kampung
Uang Ketinggalan NT$ 4 Juta di Dalam Kereta Tidak Bisa Diambil? PMA: Uang Itu Hasil Jerih Payah untuk Beli Rumah di Kampung 圖/翻攝自臉書「湯瑪士的日常」

(Taiwan, ROC) --- Pada Rabu malam kemarin (7/5), pekerja migran asal Vietnam bermarga Hu (胡姓) menaiki kereta lokal Taiwan menuju Stasiun Tainan, dan secara tidak sengaja meninggalkan tas berisi uang tunai senilai NT$4 juta di dalam kereta.

Setelah turun dari kereta, ia baru menyadari bahwa tasnya tertinggal dan segera melaporkannya ke meja informasi. Berkat bantuan kepala kondektur, tas tersebut akhirnya ditemukan dan setelah dihitung, ternyata berisi sekitar NT$ 4 juta.

Divisi Kaohsiung dari Biro Kepolisian Kereta Api menyatakan bahwa Hu mengklaim bahwa uang tersebut berasal dari hasil kerjanya selama bertahun-tahun di Taiwan, ditambah dengan sejumlah pinjaman dari teman-temannya.

Ia membawa uang sebesar itu pada hari tersebut untuk membayar kembali pinjaman kepada kerabat dan teman yang sebelumnya digunakan untuk membeli rumah di Vietnam.

Menurut laporan dari beberapa media di Taiwan, setelah insiden tersebut, Hu bersama dengan seseorang yang mengaku sebagai kakak iparnya datang untuk mengambil kembali uang tersebut.

Namun, setelah polisi melakukan verifikasi dengan Ditjen Imigrasi Nasional (NIA), mereka menemukan bahwa kakak ipar yang dimaksud di atas sebenarnya tidak memiliki hubungan keluarga dengan Hu, sehingga polisi menduga bahwa itu mungkin hanya sebutan akrab. Dan sang kakak ipar tersebut bekerja di sektor manufaktur di Tainan.

Dalam penyelidikan polisi, awalnya melalui kakak ipar dikatakan bahwa uang tersebut berasal dari bisnis jual beli batu, tetapi setelah polisi menemukan kejanggalan, Hu kembali mengubah keterangannya dengan mengatakan bahwa uang tersebut adalah pinjaman untuk membeli rumah, yang merupakan gabungan dari pinjaman dari teman-teman dan tabungannya untuk dikembalikan kepada sang kakak ipar.

Karena adanya perbedaan keterangan yang diberikan, pihak kepolisian saat ini terus menggali penjelasan Hu dan menugaskan personel untuk melakukan perbandingan dan verifikasi terkait. Masih banyak detail dalam kasus ini yang perlu diklarifikasi.

Pihak berwenang akan menghubungi Hu untuk mengambil uangnya setelah memastikan bahwa sumber dan tujuan penggunaan dana tersebut tidak melanggar hukum.

Biro Kepolisian Kereta Api juga menekankan bahwa kasus ini melibatkan jumlah uang yang sangat besar, dan masih banyak pertanyaan mengenai identitas pihak yang terlibat serta sumber dana yang perlu diklarifikasi. Mereka telah melaporkan kasus ini kepada jaksa untuk memimpin penyelidikan lebih lanjut.

Menurut informasi, Hu tampak sangat tenang menghadapi fakta bahwa ia tidak bisa langsung mengambil kembali uang tunai dalam jumlah besar tersebut. Sementara itu, uang tunai sebesar NT$ 4 juta masih berada dalam penyimpanan pihak Kereta Api Taiwan TRA (Taiwan Railways Administration).

Komentar

Terbarumore