(Taiwan, ROC) -- Kementerian Lingkungan (MOENV) dan Kementerian Pendidikan (MOE) Taiwan pada hari ini (9/5) bersama-sama menggelar “Upacara Penghargaan Kimia Hijau untuk Keberlanjutan dan Kemakmuran Bersama”. Menteri Lingkungan Peng Chi-ming (彭啓明) mengungkapkan bahwa inti dari kimia hijau adalah mengurangi racun, bahan baku, dan limbah. Karena itu, ia mendorong semua pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bebas racun, hemat energi, sehat, dan aman!
Peng Chi-ming bersama Menteri Pendidikan Cheng Ying-yao (鄭英耀) menyampaikan kata sambutan dalam acara penghargaan dan presentasi hasil “Kimia Hijau untuk Keberlanjutan dan Kemakmuran Bersama” yang diselenggarakan bersama oleh kedua kementerian.
Cheng Ying-yao memberikan apresiasi kepada para guru dan siswa peraih penghargaan yang berhasil menggunakan kreativitas mereka untuk menyelesaikan masalah lingkungan global melalui eksperimen kimia. Ia juga berharap agar ke depan, semua orang bisa menerapkan konsep keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Peng Chi-ming mengatakan bahwa banyak orang takut terhadap kimia, terutama bahan kimia. Namun faktanya, sejak manusia bisa menggunakan api untuk memasak dan meningkatkan cita rasa makanan, itu sudah termasuk proses kimia. Kini, kehidupan sehari-hari manusia tak lepas dari produk kimia—baik itu produk pembersih, bahan makanan, maupun kemasan. Namun, keberadaan kimia juga berdampak pada lingkungan, seperti menyebabkan pemanasan global dan perubahan iklim.
Untuk itu, Peng Chi-ming menyampaikan bahwa MOENV juga telah menjalin kerja sama internasional sejak 8 Mei, dengan memberlakukan peraturan baru untuk mengendalikan penggunaan PFOS (asam perfluorooktana sulfonat) demi melindungi kesehatan manusia. Ia juga mendorong masyarakat untuk terlibat dalam bidang kimia hijau.