(Taiwan, ROC) --- Baru-baru ini, seorang Warganet mengisahkan bahwa mertuanya memasak bubur dengan memasukkan telur utuh ke dalamnya. Saat dia menyarankan hal tersebut tidak higienis, sang mertua malah membantah dan bersikeras bahwa cangkang telur mengandung kalsium dan yang alami itu yang terbaik. Kesal dengan situasi ini, sang menantu pun mencurahkan perasaanya di media sosial.
Kisah ini dibagikan melalui platform media sosial. Sang Warganet menceritakan bahwa mertuanya memasak bubur dengan memasukkan telur utuh ke dalamnya, bukannya memecahkan telur seperti pada bubur pada umumnya.
Ketika menantu mengungkapkan kekhawatirannya tentang kebersihan cangkang telur dan menyarankan untuk memasak telur secara terpisah, mertua malah menegaskan bahwa cangkang telur mengandung kalsium.
Setelah diunggah, postingan tersebut kemudian mendatangkan banyak komentar dari para netizen.
"Cangkang telur mengandung Salmonella. Sekalian saja nanti sisa-sisa tulang, kulit udang, cangkang kepiting semua dimasukkan," terang salah seorang netizen.
"Di luar cangkang telur ada kotoran ayam. Bahkan telur yang sudah dicuci pun belum tentu benar-benar bersih," tambah lainnya.
Karena saluran bertelur dan pembuangan kotoran ayam berada di lokasi yang sama, maka cangkang telur mudah terkontaminasi kotoran ayam. Kotoran ayam sering mengandung bakteri E. coli atau Salmonella yang dapat menyebabkan penyakit.
Mencuci telur sebelum memasak dapat menghindari kontak dengan bakteri dan kotoran di permukaan cangkang telur. Bakteri Salmonella dapat menyebabkan gastroenteritis akut, mengakibatkan gejala seperti sakit perut, muntah, mual, demam atau menggigil, dalam kasus yang serius bahkan bisa mengancam nyawa.