History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

48 Perusahaan Jerman Mengakui Keterlibatan Mereka dalam Era Nazi

  • 08 May, 2025
  • 鄭蕙玲
48 Perusahaan Jerman Mengakui Keterlibatan Mereka dalam Era Nazi
peringatan ke-80 tahun Instrumen Penyerahan Diri Jerman dalam Perang Dunia ke-2 di Buchenwald concentration camp (foto: TPG Images)

(Taiwan, ROC) – Hari ini merupakan peringatan ke-80 tahun Instrumen Penyerahan Diri Jerman dalam Perang Dunia ke-2. Dalam sebuah pernyataan bersama yang langka, 48 perusahaan besar Jerman untuk pertama kalinya mengakui bahwa mereka memainkan peran kunci dalam kejahatan rezim Nazi dan menyerukan bangkitnya kekuatan populisme sayap kanan. Berbagai perusahaan tersebut harus memperlihatkan “posisi dan keberanian”, bersama-sama menjaga demokrasi Jerman.

Dalam pernyataan bersama yang dilakukan oleh Bayer, BASF, Evonik, dan Siemens, disebutkan bahwa perusahaan-perusahaan Jerman telah membantu konsolidasi rezim Nazi dan mengakui bahwa “ada banyak perusahaan dan pembuat keputusan pada saat itu yang hanya peduli dengan kepentingan mereka dan terlibat secara mendalam.”

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa tanpa kegagalan kolektif dari para pembuat keputusan bidang politik, militer, hukum, dan ekonomi di tahun 1930-an, Nazi tidak akan dapat mengambil alih kekuasaan di tahun 1933.

Pihak penandatangan menekankan, kita memiliki tanggung jawab untuk terus mengingatkan kepada dunia atas kejahatan era Nazi, dikarenakan momen sejarah ini terus mengingatkan akan kerapuhan demokrasi. Pernyataan yang menerangkan, kalangan industri berkomitmen untuk melawan kebencian, diskriminasi dan anti semitisme, menekankan dalam sejarah ini “tidak mentolerir dan tidak akan diakhiri.”

Pernyataan itu juga mengingatkan saat ini, secara bersamaan kekuatan populisme sayap kanan mulai bangkit di seluruh dunia. Meskipun Kantor Federal untuk Perlindungan Konstitusi menyebut tidak secara langsung nama partai politik Jerman, AfD (partai Alternatif untuk Jerman) sebagai populisme sayap kanan, namun dalam pernyataan tersebut mengemukakan, demokrasi mengandalkan posisi dan keberanian untuk bersuara, belajar dari sejarah dan menyebutkan bahwa masyarakat umumnya memilih untuk tetap diam dan menutup mata, dan menekankan bahwa perusahaan memiliki kewajiban terhadap masa lalu, sekarang, dan masa depan.

Komentar

Terbarumore