(Taiwan, ROC) -- Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) Chiu Tai-yuan (邱泰源) mengirimkan artikel ke The Jerusalem Post, berisikan tentang keunggulan sistem asuransi kesehatan Taiwan yang selama 7 tahun berturut-turut meraih posisi pertama dalam indeks jaminan kesehatan masyarakat global, dan secara aktif berupaya memberikan kontribusi bagi masyarakat global, berpartisipasi dalam pencegahan pandemi dan kerja sama medis, mengimbau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk melihat kontribusi yang diberikan Taiwan, mengundang Taiwan turut dalam Sidang Kesehatan Dunia (WHA), bersama –sama mewujudkan hak kesehatan masyarakat.
The Jerusalem Post, media Israel berbahasa Inggris yang memiliki 20 juta pembaca, dalam halaman utama terbitan tanggal 6 Mei memuat artikel yang dikirimkan oleh Menteri MOHW Taiwan Chiu Tai-yuan (邱泰源) mengenai imbauan mengundang Taiwan untuk bergabung dalam WHO.
Chiu Tai-yuan dalam artikelnya menjelaskan, sistem asuransi Taiwan merupakan landasan penting bagi jaminan keamanan kesehatan nasional Taiwan, dan telah meraih peringkat pertama dalam “Health Care Index” Numbeo, merupakan contoh bagi masyarakat internasional.
Taiwan terus menerus menggunakan keunggulan teknologi komunikasinya, membangun sistem komputasi awan jaminan kesehatan serta lainnya, memberikan pelayanan dan mekanisme yang efektif dengan didukung inovasi ketrampilan dan kreativitas untuk terus berupaya memperbaiki lingkungan medis, mengembangkan perawatan medis cerdas, meningkatkan kualitas pelayanan medis secara menyeluruh, memberikan perawatan yang semakin baik kepada masyarakat. Semua kebijakan dan hasil yang diperoleh sesuai dengan strategi umum yang diterapkan WHO.
Chiu Tai-yuan mengemukakan, Taiwan aktif dalam pelayanan medis global termasuk berbagi peralatan, teknologi dan pengalaman dalam pencegahan pandemi COVID-19 pada masyarakat global, juga tidak henti-hentinya bersama dengan negara sahabat lainnya berbagi contoh keberhasilan sistem jaminan kesehatan masyarakat nasional, berkomitmen membantu negara-negara lainnya dalam upaya mencapai kesehatan universal yang menjadi tujuan WHO. Namun sehubungan dengan Tiongkok memutarbalikkan fakta resolusi PBB 2758 dan resolusi WHA No.25,1 sehingga Taiwan disingkirkan dari WHO.