(Taiwan, ROC) --- "Mereka menyebarkan cerita ke mana-mana kepada kerabat dan teman bahwa saya menipu uang ibu mertua," tulis seorang Warganet di salah satu platform media sosial lokal Taiwan.
Sang Warganet melanjutkan bahwa dirinya telah menikah selama 16 tahun dan ibu mertuanya selalu baik kepadanya, yang kemudian uang dengan total mencapai lebih dari NT$6 juta. Setelah menikah, dia tinggal bersama mertuanya, sementara kakak iparnya pindah setelah menerima uang muka untuk membeli rumah dari mertua.
Ia juga berkisah jika dirinya juga merawat sang ibu mertua yang terbaring sakit selama 3 tahun. Namun setelah ibu mertua meninggal, adik ipar dan kakak ipar perempuannya menyebarkan rumor bahwa dia menipu harta milik ibu mertua.
Dia menambahkan bahwa selama ibu mertuanya sakit dan terbaring selama 3 tahun lebih, dialah yang merawatnya. "Ibu mertua telah meninggal 3 tahun lalu. Saya telah melakukan kewajiban saya sebagai menantu, adik ipar dan kakak ipar tidak pernah merawatnya."
Setelah diunggah, banyak netizen lainnya langsung memberikan saran di kolom komentar.
"Kamu hebat, semua orang bisa melihat pengorbananmu, tidak perlu memedulikan hal-hal seperti itu, biar saja mereka bicara, anggap saja anjing menggonggong, biarkan mereka bicara, kamu cukup pikirkan NT$6 juta yang sudah masuk kantongmu, kamu adalah pemenangnya," tulis salah seorang netizen.
"Sangat normal, sekarang orang seperti ini banyak, hampir setiap orang dan setiap keluarga akan mengalaminya, cukup jauhi mereka dan jalani hidupmu sendiri dengan baik. Orang-orang yang punya banyak alasan ketika orang tua mengalami sesuatu, yang mereka inginkan hanyalah uang," saran lainnya.
"Keadilan ada di hati setiap orang, mereka mau menyebarkan rumor dan gosip, kamu tetap berjalan lurus dan berdiri tegak, peduli apa dengan tindakan kecil mereka di belakangmu?" tambah lainnya.