(Taiwan, ROC) —- Penerbangan VietJet Air VJ881 dilaporkan mengalami situasi darurat pada Sabtu kemarin (3/5).
Selama penerbangan, transponder pesawat tiba-tiba menampilkan kode 7700, dan melakukan pendaratan darurat di Bandara Xiaogang Kaohsiung pada pukul 08:17 pagi. Untungnya, semua kru dan 288 penumpang dalam keadaan selamat.
Menanggapi kejadian tersebut, VietJet Air telah mengeluarkan pernyataan meminta maaf. Penyebab situasi darurat tersebut akhirnya terungkap, dimana maskapai mengakui adanya retakan pada kaca kabin pesawat.
Berdasarkan informasi, penerbangan VietJet Air VJ881 lepas landas sekitar pukul 06:00 pagi (3/5), dengan rute dari Seoul, Korea Selatan menuju Da Nang, Vietnam.
Namun tak disangka, VietJet Air tiba-tiba mengirimkan kode 7700 (menandakan situasi darurat pesawat) saat berada di wilayah udara sekitar Taiwan, sehingga dialihkan untuk mendarat di Bandara Xiaogang Kaohsiung.
Melalui perwakilan umumnya di Taiwan, VietJet Air menyatakan bahwa pesawat menemukan retakan pada kaca kabin yang diduga terkena benturan benda asing selama penerbangan.
Demi keselamatan penerbangan, sesuai dengan prosedur operasi standar, pesawat melakukan pendaratan darurat di Bandara Xiaogang Kaohsiung.
Untuk para penumpang, sebagian telah diatur untuk terbang ke Hanoi dan Ho Chi Minh City. Pada Sabtu kemarin (3/5) sempat tersisa sekitar 70 penumpang yang masih tertahan di Kaohsiung dan telah diberikan akomodasi penginapan yang layak.
Penerbangan pengganti diatur pada hari Minggu ini (4/5).
Namun, jenis benda asing apa yang menghantam kaca kabin VJ881 masih memerlukan investigasi lebih lanjut untuk mengklarifikasi kejadian tersebut.