(Taiwan, ROC) --- Insiden perselisihan fisik antar penumpang terjadi di Stasiun MRT Zhongxiao Xinsheng Taipei pada Jumat sore (2/5) sekitar pukul 16:32. Menurut Unit Polisi MRT, setelah penyelidikan, seorang pria bermarga Lu (呂姓) terlibat dorong-mendorong dengan penumpang lain setelah tersenggol karena kepadatan di dalam gerbong kereta. Dan selama kejadian dorong mendorong tersebut, Lu menggigit lengan penumpang lain bermarga Wang (王姓) yang berada dalam gerbong yang sama. Penumpang lain kemudian membantu menekan tombol komunikasi darurat untuk melaporkan insiden tersebut.
Unit Polisi MRT menyatakan bahwa mereka menerima laporan pada pukul 16:32 tentang adanya perselisihan fisik antar penumpang di Stasiun Zhongxiao Xinsheng. Mereka pun segera menuju ke lokasi untuk menangani situasi tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pria Lu (30 tahun) terlibat dorong-mendorong dengan orang lain setelah tersenggol karena kepadatan di dalam gerbong.
Selama kejadian tersebut, penumpang Wang (58 tahun) yang berada di dalam gerbong yang sama mengalami luka gigitan di lengan kanannya oleh Lu.

Penumpang Wang (58 tahun) yang berada di dalam gerbong yang sama mengalami luka gigitan di lengan kanannya oleh Lu. 警方提供
Unit Kepolisian MRT menjelaskan bahwa dengan bantuan kepala stasiun Shandao Temple dan petugas keamanan yang naik kereta di stasiun tersebut, mereka berhasil menurunkan Lu di Stasiun Zhongxiao Xinsheng.
Sementara itu, Wang yang mengalami luka gigitan telah meninggalkan lokasi sebelum polisi tiba di tempat kejadian. Setelah menghubungi Wang, dia menyatakan bahwa dirinya sudah pergi dan untuk sementara tidak ingin menuntut. Lu kemudian dibawa ke Kantor Polisi Xinsheng di Distrik Da'an untuk pemrosesan lebih lanjut.
Unit Polisi MRT mengimbau bahwa sistem MRT Taipei yang padat penumpang memang rentan terhadap benturan fisik yang tidak disengaja. Para penumpang diharapkan tetap tenang saat menggunakan MRT, dan menghadapi setiap situasi dengan kepala dingin, serta saling memahami dan bertoleransi.
Jika terjadi perselisihan atau situasi berbahaya, penumpang dapat menekan tombol darurat merah di samping pintu kereta atau menelepon 110 untuk melaporkan kejadian. Polisi MRT akan segera datang ke lokasi untuk menangani situasi, sehingga penumpang dapat bepergian dengan nyaman dan pulang dengan selamat.