(Taiwan, ROC) -- Film dokumenter ekologi pertama Taiwan yang mencakup Kutub Utara dan Kutub Selatan yang berjudul “Lindungi Planet Kita” (Protect Our Planet) telah merilis trailernya pada 22 April lalu, tepat di Hari Bumi. Film ini diharapkan dapat membuat semua orang melihat penderitaan hewan Arktik yang menghadapi kehancuran lingkungan hidup mereka, membangkitkan tekad semua orang untuk melindungi ekologi.
“Protect Our Planet” telah merilis trailer yang menyajikan kemegahan satu-satunya kerajaan es dan salju yang tersisa di Bumi. Hal itu termasuk berbagai hewan unik di wilayah kutub, seperti beruang kutub yang putih bersih dan bayi penguin berbulu seperti buah kiwi yang tengah menunggu diberi makan oleh orang tua mereka. Semuanya adalah artis besar yang berada di wilayah kutub.
Namun, di samping penampilan mereka yang lucu, film ini juga ketidakberdayaan spesies yang terancam punah ini dalam menghadapi krisis kelangsungan hidup. Beruang kutub, yang seharusnya kuat dan lincah, adalah karnivora darat terbesar yang ada. Namun, karena perubahan iklim dan semakin cepatnya mencairnya gletser, mereka tidak dapat menemukan makanan di musim panas dan secara bertahap menjadi lebih kurus. Mereka berdiri terisolasi dan tak berdaya di atas es laut yang pecah, dan penampilan mereka sangat menyedihkan.
Sutradara Shu Meng-lan (舒夢蘭) menyampaikan dengan penuh emosi, bahwa penampakan Arktik benar-benar telah berbeda dengan saat ia pertama kali menginjakkan kakinya di daratan tersebut 15 tahun lalu. Ia berharap dapat meninggalkan catatan visual yang berharga melalui lensa dan teks untuk memperingatkan semua orang tentang perubahan drastis dalam pemanasan global dan krisis ekologi yang akan segera terjadi, membangkitkan niat awal dunia untuk melindungi lingkungan ekologi.
Film “Protect Our Planet” ini akan dirilis pada tanggal 23 Mei mendatang.