History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Anti Perundungan Harus Mendapat Perlindungan! 7 Tuntutan dalam Demonstrasi Buruh Besar 1 Mei 2025

  • 21 April, 2025
  • 曾秀情
Anti Perundungan Harus Mendapat Perlindungan! 7 Tuntutan dalam Demonstrasi Buruh Besar 1 Mei 2025
Anti Perundungan Harus Mendapat Perlindungan! 7 Tuntutan dalam Demonstrasi Buruh Besar 1 Mei 2025 (Sumber: CNA)

(Taiwan, ROC) -- Aliansi Aksi 1 Mei yang diprakarsai oleh puluhan serikat pekerja dan organisasi LSM, mengadakan konferensi pers pada Senin pagi ini (21/4) di Ketagalan Boulevard, mengumumkan akan mengadakan demonstrasi besar bertajuk, "Anti Perundungan, Butuh Perlindungan" pada Hari Buruh 1 Mei mendatang. Aksi protes ini diharapkan dapat menuntut pemerintah untuk memperhatikan tujuh tuntutan utama termasuk anti perundungan, pengurangan jam kerja, penambahan hari libur nasional, jaminan hari tua dan lainnya.

Dalam konferensi pers hari ini, mereka mementaskan drama aksi, dengan mengangkat foto-foto Lai Ching-te (賴清德), Cho Jung-tai (卓榮泰), Ker Chien-ming (柯建銘), dan Chen Chu (陳菊). Mereka juga mengkritik kondisi kaum elite dari Partai Progresif Demokratik (DPP) yang semakin baik, yang mana sangat bertolak belakang dengan situasi yang dialami oleh para buruh tingkat bawah. Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Nasional, Tai Kuo-jung (戴國榮) menjelaskan bahwa tuntutan demonstrasi buruh 1 Mei tahun ini meliputi penambahan hari cuti khusus, bertahap menuju sistem kerja 3 hari libur per satu minggu.

Untuk jaminan pensiun, mereka berharap dapat meningkatkan tingkat kontribusi wajib dalam mekanisme dana pensiun yang baru, serta membuka batas 45 bulan untuk mekanisme dana pensiun yang lama. Selain itu, mereka juga meminta untuk menghapus batas 6 bulan dalam sistem pemberian pesangon yang baru, serta penetapan upah minimum bulanan yang seharusnya berada di atas NT$32.000, sedangkan untuk upah per jam minimal NT$210.

Ketua Asosiasi Pekerja Taiwan Ho Cheng-chia (何政家) menyatakan, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan peningkatan tarif terhadap Taiwan, Yuan Eksekutif mengumumkan akan mengalokasikan NT$90 miliar untuk membantu perusahaan melewati masa sulit. Karena menggunakan uang pajak rakyat untuk subsidi dan bantuan, seharusnya memastikan perusahaan tidak melakukan PHK dan tidak melanggar hukum dengan menerapkan cuti tanpa gaji, menghindari kembalinya mimpi buruk terjadi seperti di era pandemi. Ho Cheng-jia juga mengulas sekilas perihal fakta yang terjadi di lapangan, dimana perusahaan menerima bantuan pemerintah dengan tangan kiri, sementara melakukan PHK karyawan dengan tangan kanan.

Chen Yu-feng (陳玉鳳), penasihat Serikat Pekerja Industri Perawat Taiwan juga menunjukkan bahwa perawat menghadapi lingkungan kerja dengan tekanan tinggi, ini adalah bentuk perundungan jangka panjang dari pemerintah dan pengusaha terhadap para perawat. Untuk melindungi hak-hak perawat, maka pemerintah harus mengawasi institusi medis untuk mematuhi Undang-Undang Ketenagakerjaan, dan meningkatkan gaji serta tunjangan untuk pekerja keperawatan.

Komentar

Terbarumore