(Taiwan, ROC) --- Seiring perubahan zaman, obesitas telah menjadi salah satu penyakit modern yang jika dibiarkan dapat menyebabkan masalah kardiovaskular atau diabetes. Terkait hal ini, salah seorang dokter di Taiwan, Wu Chi-ying (吳其穎) membagikan di Facebook bahwa Jepang memiliki penduduk terkurus di dunia dengan tingkat obesitas yang sangat rendah hanya 4%.
Dia menekankan bahwa kunci utama bukan pada olahraga, melainkan 4 kebiasaan hidup yang umumnya dimiliki penduduk Jepang.
Wu Chi-ying membagikan rahasia penduduk Jepang tetap langsing di Facebook, menyoroti bahwa kuncinya bukan olahraga, melainkan bergantung pada 「kebiasaan hidup sehari-hari」mereka, termasuk keragaman bahan makanan, suka makan ikan, kebiasaan minum minuman tanpa gula, dan aktivitas komuter yang tinggi.
Wu Chi-ying menjelaskan, dalam hal keragaman bahan makanan, pemerintah Jepang telah lama menganjurkan konsumsi 30 jenis bahan makanan per hari. Dalam bekal makan warga Jepang, setiap jenis makanan porsinya sedikit tapi kaya nutrisi, kalorinya tidak berlebihan, dan tubuh juga lebih seimbang.
Kedua, mereka suka makan ikan, dari sashimi hingga ikan yang dikeringkan semalam, makanan sehari-hari orang Jepang didominasi oleh ikan yang memiliki karakteristik rendah lemak dan tinggi protein, sehingga tidak mudah gemuk.
Selain itu, orang Jepang sangat terbiasa minum minuman tanpa gula, mesin penjual otomatis yang umum menjual teh hijau dan teh oolong tanpa gula, kopi juga didominasi oleh kopi hitam.
Terakhir, rata-rata waktu komuter harian orang Jepang adalah 1 jam 19 menit, termasuk pergantian transportasi, berjalan kaki, dan bersepeda. Ditambah dengan ritme kota dan kecepatan berjalan yang cepat, warga Jepang dapat membakar banyak kalori setiap harinya. Wu Chi-ying berpendapat bahwa alasan-alasan tersebut menjadi penyebab mengapa sebagian besar orang Jepang tidak mudah mengalami obesitas.