(Taiwan, ROC) --- Seiring meningkatnya kasus mata-mata Tiongkok belakangan ini, mantan staf Sekretaris Jenderal Dewan Keamanan Nasional Joseph Wu (吳釗燮) ditangkap karena diduga melanggar UU Keamanan Nasional, dan istrinya juga pernah bertugas di militer.
Menanggapi hal ini, Menteri Pertahanan Nasional Wellington Koo (顧立雄) hari ini (16/4) menyatakan bahwa Ho Jen-chieh (何仁傑) tidak pernah bekerja di Kementerian Pertahanan Nasional (MND), dan meskipun istrinya pernah bertugas di Batalyon Polisi Militer 211, tidak ditemukan keterlibatannya dalam kasus ini. Saat ini belum ada personel MND yang terlibat dalam kasus ini.
Ho Jen-chieh, mantan staf Sekretaris Jenderal Dewan Keamanan Nasional Joseph Wu, ditangkap oleh polisi dan jaksa karena diduga terlibat kasus mata-mata Tiongkok. Karena istrinya juga pernah bertugas di Batalyon Polisi Militer 211, publik khawatir apakah lingkup kebocoran rahasia mungkin meluas.
Wellington Koo menekankan bahwa kasus ini sudah masuk proses hukum, sehingga tidak tepat untuk mengomentari kasus terkait, tetapi saat ini tidak ada personel MND yang terlibat.
Wellington Koo mengatakan, "Pemeriksaan keamanan MND pada dasarnya dilakukan setiap tiga tahun sekali, saya yakin hingga saat ini, tidak ada personel MND yang terlibat dalam kasus ini."
Media melaporkan bahwa karena ketegangan hubungan lintas selat belakangan ini dan meningkatnya tekanan kesiapan tempur militer, telah menyebabkan terjadinya gelombang permohonan pensiun perwira militer.
Menanggapi hal ini, Wellington Koo membantah, dalam beberapa tahun terakhir tidak ada peningkatan yang signifikan dalam pensiun personel militer sukarela, terutama tahun ini, baik untuk yang telah bertugas 10 tahun atau 20 tahun, jumlah pensiunan dibandingkan dengan periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya justru mengalami penurunan yang signifikan, dan tingkat retensi prajurit juga meningkat.
Wellington Koo menekankan bahwa berdasarkan jumlah pensiun tahun 2025, di bawah pola manajemen yang lebih humanis, tingkat retensi personel sukarela telah meningkat dan hasilnya akan terlihat secara bertahap.
Wellington Koo mengatakan, "Namun kita tidak boleh berpuas diri dengan hal ini, kita masih harus meningkatkan upaya dalam hal retensi dan perekrutan talenta."
Mengenai kemajuan pelaksanaan kapal selam buatan domestik Hai Kun, Wellington Koo menunjukkan bahwa meskipun menurut rencana uji coba laut (SAT) akan dimulai pada April, tetapi keselamatan tetap menjadi prasyarat utama. Mereka akan menyetujui uji coba laut hanya setelah perbaikan kekurangan dalam uji pelabuhan (HAT) selesai dan keamanan sepenuhnya terjamin.