(Taiwan, ROC) --- Seorang Warganet baru-baru ini ketika menjelajahi media sosial, melihat video dari wanita Vietnam yang bekerja di Taiwan yang tengah memperlihatkan slip gaji mereka. Satu orang menerima gaji bersih lebih dari NT$95.000, sementara yang lain bahkan melampaui NT$110.000, yang membuatnya sangat terkejut.
Menanggapi hal ini, banyak orang membenarkan dan berbagi pengalaman mereka tentang kondisi pekerja Vietnam di sekitar mereka, dengan mengatakan "Mereka lembur habis-habisan, kamu iri? Yang penting mau kerja keras! Beberapa pekerja migran memang gila kerjanya".
Warganet tersebut memposting di Dcard, menyebutkan bahwa akhir-akhir ini entah mengapa, Facebook mulai menampilkan beberapa video teman Vietnam di Taiwan.
"Sebelum lihat tidak tahu, begitu lihat langsung kaget, satu orang bisa peroleh NT$90.000, satu lagi dapat NT$110.000, ini bukannya sudah setara dengan gaji manajer cabang bank pemerintah?" tulis sang Warganet.
Dari video yang dibagikan terlihat bahwa dua wanita Vietnam sedang naik taksi, sambil memperlihatkan slip gaji mereka. Wanita yang mengenakan jaket putih menerima gaji bersih NT$95.020, sementara wanita yang mengenakan jaket hitam menerima NT$113.494. Meskipun mengenakan masker, senyum bahagianya tetap tidak bisa disembunyikan.

Seorang Warganet baru-baru ini ketika menjelajahi media sosial, melihat video dari wanita Vietnam yang bekerja di Taiwan yang tengah memperlihatkan slip gaji mereka. 圖:DCARD
Menanggapi hal ini, banyak netizen Taiwan langsung memberikan komentar.
"Orang Vietnam memang benar-benar pekerja keras. Di hotel bintang lima tempat ibu saya bekerja, ada 3-4 cleaning service dari Vietnam. Mereka selalu bekerja lembur habis-habisan. Meski punya anak di Taiwan, mereka tetap kerja gila-gilaan. Pada dasarnya uang lembur dan tunjangan tambahan mereka bahkan lebih tinggi dari gaji pokok," cerita salah seorang netizen.
"Teman Vietnam saya yang bekerja di industri tradisional, setiap hari lembur dan sebulan hanya libur 2 hari, setiap bulan dapat lebih dari NT$90.000," tulis lainnya.
"Keluarga saya kenal pekerja migran Vietnam di rumah pemotongan hewan, sebulan bisa dapat lebih dari NT$100.000. Setelah bekerja di rumah potong pada malam hari, pulang ke rumah tidur satu jam, kemudian pergi bekerja memasang atap seng. Hampir sepanjang hari mereka bekerja," terang netizen lainnya.