History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Apakah Akan Ada Cuti Cuaca Panas? Otoritas Klimatologi di Taiwan Berencana Merevisi Undang-undang untuk Memasukkan Suhu Tinggi sebagai 「Cuaca Berbahaya」

  • 16 April, 2025
  • 尤繼富
Apakah Akan Ada Cuti Cuaca Panas? Otoritas Klimatologi di Taiwan Berencana Merevisi Undang-undang untuk Memasukkan Suhu Tinggi sebagai 「Cuaca Berbahaya」
Apakah Akan Ada Cuti Cuaca Panas? Otoritas Klimatologi di Taiwan Berencana Merevisi Undang-undang untuk Memasukkan Suhu Tinggi sebagai 「Cuaca Berbahaya」 圖/FREEPIK

(Taiwan, ROC) --- Seiring dengan meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem global, diskusi tentang cuti cuaca panas di Taiwan juga semakin meningkat. Kepala Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC), Lu Kuo-chen (呂國臣), sejak menjabat pada Januari tahun ini, telah mulai merevisi Undang-undang Klimatologi, yang berencana memasukkan suhu tinggi ke dalam definisi cuaca berbahaya, dan di masa depan tidak menutup kemungkinan untuk mengeluarkan peringatan khusus suhu tinggi.

Saat ini, progres revisi undang-undang telah mencapai lebih dari 90% untuk beberapa bagian, dengan target mengirimkan draf revisi ke Yuan Eksekutif sebelum akhir tahun ini.

Lu Kuo-chen menyatakan bahwa saat ini CWA hanya mengeluarkan informasi terkait suhu tinggi, tetapi mempertimbangkan tantangan cuaca ekstrem global, mereka tengah mempertimbangkan untuk memasukkan suhu tinggi sebagai cuaca berbahaya dan mengeluarkan peringatan khusus bila diperlukan.

Lu Kuo-chen menunjukkan bahwa Undang-undang Klimatologi yang berlaku saat ini telah mencantumkan suhu rendah, angin kencang, hujan lebat dan hujan deras sebagai cuaca berbahaya, dan di masa depan suhu tinggi juga akan dimasukkan.

Mengenai definisi suhu untuk peringatan suhu tinggi, apakah akan mengacu pada sistem peringatan suhu tinggi yang ada saat ini, Lu Kuo-chen menyatakan hal tersebut masih bisa didiskusikan lebih lanjut.

CWA mulai mengeluarkan Informasi Suhu Tinggi sejak 15 Juni 2018, menggunakan sistem tiga tingkat lampu, masing-masing merah, oranye, dan kuning, guna memprediksi tingkat suhu tinggi di setiap kabupaten dan kota.

Lu Kuo-chen menjelaskan bahwa meskipun perubahan dari informasi real-time menjadi peringatan khusus tidak terlalu signifikan, tetapi jika disajikan dalam bentuk peringatan khusus, maka instansi pemerintah dapat mengambil tindakan berdasarkan tingkat peringatan yang berbeda.

Lu Kuo-chen juga menyatakan bahwa jika peringatan suhu tinggi dikeluarkan di masa depan, pemerintah dapat menetapkan langkah-langkah perlindungan dari sinar matahari atau meningkatkan fasilitas pendingin untuk pekerja tertentu. Sedangkan keputusan mengenai pemberian cuti cuaca panas tetap akan diserahkan kepada masing-masing instansi.

Komentar

Terbarumore