(Taiwan, ROC) --- Prosesi ritual arak-arakan tandu Dewi Mazu dari Kuil Dajia Jenn Lann, Taichung, yang awalnya dijadwalkan kembali dan kembali duduk di altar pada Minggu malam (13/4) pukul 11:00, tertunda karena banyaknya pengikut yang berkerumun di sepanjang jalan.
Tandu Dewi Mazu akhirnya baru bisa kembali ke kuil pada pukul 01:00 dini hari hari ini (14/4), tertunda lebih dari 2 jam, yang juga menandai berakhirnya kegiatan ziarah ini.
Tandu suci Dewi Mazu baru melewati Jembatan Shuiwei Datia memasuki area kota pada pukul 6 malam, dan secara berurutan mengitari 4 gerbang kota. Alun-alun di depan Kuil Dajia Jenn Lann mulai dipenuhi pengikut setelah malam tiba, yang ingin menyaksikan parade dan ziarah kuil, dengan sesekali diiringi petasan dan kembang api, menciptakan suasana yang sangat meriah.

Tandu Dewi Mazu akhirnya baru bisa kembali ke kuil pada pukul 01:00 dini hari hari ini (14/4), tertunda lebih dari 2 jam, yang juga menandai berakhirnya kegiatan ziarah ini. 圖/中央社
Akhirnya, tandu suci Dewi Mazu memasuki halaman Kuil Dajia Jenn Lann pada pukul 01:10 dini hari. Setelah itu, staf kuil secara berurutan mengangkat patung Dewi Mazu dari tandu dan memindahkannya ke altar dengan cara berantai. Selama proses ini, para pengikut menyentuh patung suci dengan harapan mendapat keberuntungan dan keselamatan untuk tahun depan. Wakil Walikota Taichung Cheng Chao-hsin (鄭照新) dan Ketua Kuil Dajia Jenn Lann Yen Ching-Piao (顏清標) juga hadir dalam upacara penempatan.
Prosesi arak-arakan Dewi Mazu dimulai pada Jumat 4 April 2025 pukul 22:45, menempuh perjalanan ziarah selama 9 hari 8 malam, melewati 4 kota/kabupaten yaitu Taichung, Changhua, Yunlin, dan Chiayi, dengan total jarak lebih dari 340 kilometer.
Diiringi pembacaan sutra oleh umat di kuil, prosesi arak-arakan tahunan tandu Dewi Mazu ini pun resmi berakhir.