(Taiwan, ROC) --- Hujan deras disertai petir yang dibawa oleh front cuaca pada Kamis pagi kemarin (10/4) menyebabkan banjir di berbagai tempat di utara Taiwan. Seorang pekerja bermarga Deng (鄧姓) yang sedang melakukan pemeriksaan kabel di saluran air di Bade, Taoyuan, terseret arus deras dan hilang.
Tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Taoyuan melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Piliao dan Jiadong tanpa hasil.
Sore harinya, warga menemukan jenazah mengapung di tepi Sungai Nankan di Distrik Dayuan, sekitar 30 kilometer dari lokasi kejadian. Pemilik perusahaan lingkungan mengkonfirmasi bahwa jenazah tersebut adalah pekerja bermarga Deng yang dilaporkan hilang.

Hujan deras disertai petir yang dibawa oleh front cuaca pada Kamis pagi kemarin (10/4) menyebabkan banjir di berbagai tempat di utara Taiwan. 圖: 桃園市府提供
Setelah menerima laporan warga, tim penyelamat tiba di lokasi pada pukul 18:05 (10/4) dan melaporkan korban ditemukan mengapung terlentang di permukaan air. Mereka segera memasang tangga dan melakukan penyelamatan, membutuhkan waktu 27 menit untuk mengangkat korban ke darat.
Pemeriksaan awal oleh tim medis menunjukkan korban adalah pria yang sudah mengalami kaku dan jelas telah meninggal dunia.
Departemen Inspeksi Ketenagakerjaan Kota Taoyuan menemukan bahwa pemilik proyek di lokasi konstruksi saluran air tidak memasang fasilitas pencegahan pekerja jatuh ke air dan tenggelam, tidak menempatkan petugas keamanan khusus, dan tidak menanggapi peringatan hujan lebat dengan mengevaluasi arus air di saluran dan menyesuaikan tugas pekerja.
Mereka akan dikenakan denda berkisar NT$30.000 hingga NT$300.000 sesuai dengan Undang-Undang Keselamatan Kerja.