History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Dampak Tarif Donald Trump! Pemimpin Otomotif Umumkan Penutupan Pabrik, Waktu Terungkap

  • 09 April, 2025
  • 尤繼富
Dampak Tarif Donald Trump! Pemimpin Otomotif Umumkan Penutupan Pabrik, Waktu Terungkap
Dampak Tarif Donald Trump! Pemimpin Otomotif Umumkan Penutupan Pabrik, Waktu Terungkap 圖/EBC NEWS

(Taiwan, ROC) --- Perusahaan raksasa otomotif global, Stellantis N.V, mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan produksi di dua pabrik perakitan di Amerika Utara dan memberhentikan sementara sekitar 900 pekerja AS karena dampak dari kebijakan tarif baru AS.

Pihak perusahaan menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai respons terhadap tarif 25% yang dikenakan pada suku cadang mobil impor dari Kanada dan Meksiko.

Setelah Presiden Donald Trump mengumumkan kenaikan tarif besar-besaran pada barang impor, pasar keuangan global mengalami guncangan selama beberapa hari.

Menurut laporan InkFreeNews.com, kebijakan tarif ini mulai berlaku pada hari yang sama, dan meskipun Donald Trump sebelumnya memberikan masa tenggang satu bulan kepada pabrik mobil AS, Stellantis N.V akhirnya tidak dapat menghindari dampaknya.

Antonio Filosa, COO untuk wilayah Amerika, dalam suratnya kepada karyawan menyatakan bahwa pabrik perakitan Windsor di Kanada akan menghentikan produksi pada 7 April dan 14 April. Sementara pabrik perakitan Toluca di Meksiko akan berhenti beroperasi mulai 7 April.

Antonio Filosa menyatakan bahwa mereka akan beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan kebijakan ini, melindungi kepentingan perusahaan, mempertahankan keunggulan kompetitif, dan terus memberikan produk berkualitas tinggi kepada pelanggan.

Selain menghentikan sebagian lini produksi, Stellantis N.V. juga mengumumkan akan menutup lima pabrik di Amerika Serikat untuk mendukung operasional pabrik mereka di Kanada dan Meksiko.

Saat ini, perusahaan belum merinci berapa banyak karyawan di Indiana yang terkena dampak, dan juga belum mengumumkan kapan pemberhentian sementara ini akan berakhir.  

Stellantis N.V adalah pemberi kerja terbesar ke-21 di negara bagian Indiana, dengan sekitar 6.600 karyawan penuh waktu di daerah tersebut. Tindakan ini tidak hanya berdampak pada pekerja tetapi juga mempengaruhi kepercayaan pasar modal.

Keputusan ini diambil kurang dari 24 jam setelah Donald Trump mengumumkan penerapan tarif terhadap sebagian besar mitra dagang AS.

Donald Trump menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk mendorong industri manufaktur mobil kembali ke Amerika Serikat, dan dia telah bertemu dengan eksekutif General Motors, Ford, dan Stellantis N.V pada bulan Maret untuk mendesak pemindahan lebih banyak kapasitas produksi kembali ke AS.  

Seiring dengan berlanjutnya perubahan kebijakan perdagangan, ketidakpastian dan tekanan yang dihadapi industri otomotif semakin meningkat.

Komentar

Terbarumore