(Taiwan, ROC) -- Presiden Lai Ching-te (賴清德) menerima surat dari Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Tuvalu, Lily Tangisia Faave pada hari ini (8/4). Presiden Lai berterima kasih kepada Tuvalu atas dukungan jangka panjangnya dalam partisipasi internasional Taiwan, menyampaikan bahwa Taiwan dan Tuvalu akan bekerja sama menghadapi berbagai tantangan, seperti perubahan iklim dan ekspansi otoritarianisme, dan terus memperdalam hubungan bilateral, bersama-sama mempromosikan perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan di wilayah Pasifik.
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Tuvalu, Lily Tangisia Faave menyerahkan surat pernyataan dirinya kepada Presiden Lai Ching-te pagi hari ini. Presiden pun menyampaikan ucapan selamat datang atas nama Republik Tiongkok (Taiwan) dan mengutarakan bahwa Republik Tiongkok (Taiwan) bersama Tuvalu telah merayakan hubungan diplomatik mereka yang ke-45 di tahun lalu, di mana kedua kepala negara juga saling berkunjung satu sama lain di tahun lalu, membuatnya merasakan secara mendalam bahwa mereka seperti keluarga.
Presiden memuji Faave untuk pengalaman layanan publik komprehensifnya. Ketika ia menjabat sebagai Wakil Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Tuvalu, ia juga berbicara untuk Taiwan di Majelis Kesehatan Dunia (WHA). Presiden juga menggunakan kesempatan ini untuk berterima kasih kepada Pemerintah Tuvalu atas dukungan jangka panjangnya dalam partisipasi internasional Taiwan dan bekerja sama dengan Taiwan untuk meraih hasil yang bermanfaat di bidang perawatan kesehatan, teknologi pertanian dan perikanan, serta teknologi informasi dan komunikasi. Ia juga berharap agar kedua belah pihak dapat memperkuat kerja sama di masa mendatang. Presiden mengatakan, “tahun lalu, saya bersama dengan Perdana Menteri Feleti Penitala Teo menandatangani komunike bersama untuk memperdalam hubungan komprehensif antara Taiwan dan Tuvalu. Di masa depan, Taiwan dan Tuvalu akan bekerja sama untuk menghadapi tantangan seperti perubahan iklim dan ekspansi otoritarianisme, memperdalam hubungan bilateral, menciptakan berbagai keuntungan bagi orang-orang di kedua belah pihak, mempromosikan perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan di kawasan Pasifik. "
Faave menyampaikan, bahwa hubungan 45 tahun persahabatan antara Taiwan dan Tuvalu berdasarkan nilai-nilai umum, seperti saling menghormati dan kerja sama. Sebagai negara kecil yang berkembang, Tuvalu telah memperoleh manfaat dari berbagai bantuan teknis canggih dan bantuan keuangan beragam dari Taiwan. Ia meyakini bahwa Tuvalu dan Taiwan memiliki kepentingan bersama, dan menekankan bahwa di masa mendatang, Tuvalu akan berupaya memperdalam hubungan dengan Taiwan, mementingkan pertukaran hak asasi manusia dan warisan budaya Austronesia bersama, serta bersama-sama menjaga demokrasi, perdamaian, dan kesejahteraan bagi rakyat masing-masing.