(Taiwan, ROC) -- Presiden Lai Ching-te (賴清德) pada hari ini (7/4) menerima kedatangan peraih “Penghargaan Kontribusi dalam Pelayanan Medis Anak Taiwan ke-11”, dan Presiden Lai pun menyatakan bahwa pemerintah secara aktif mendorong “Program Optimalisasi Pelayanan Medis Anak” yang kini telah memasuki tahap kedua. Dirinya berharap, melalui peningkatan alokasi sumber daya, kapasitas dan kualitas pelayanan medis anak dapat terus ditingkatkan. Presiden juga berharap, dengan kerja sama antara pemerintah dan berbagai pihak, maka semakin banyak orang akan memberikan perhatian terhadap kesehatan anak-anak.
Presiden Lai Ching-te (賴清德) saat menerima kedatangan para penerima Penghargaan Kontribusi dalam Pelayanan Medis Anak Taiwan tahun ini, menuturkan bahwa bekerja di bidang medis merupakan sebuah panggilan sekaligus tanggung jawab. Dirinya menyampaikan rasa terima kasihnya atas upaya dan kontribusi semua penerima penghargaan, yang tidak hanya menjadi penopang utama bagi kesehatan anak-anak di Taiwan, tetapi juga merupakan pemimpin unggul di bidang pelayanan medis anak.
Presiden Lai menunjukkan, Taiwan dalam beberapa tahun terakhir ini menghadapi berbagai tantangan, seperti angka kelahiran yang semakin menurun, distribusi tenaga medis dan perawat anak yang tidak merata, serta kompleksitas dalam penanganan kasus medis anak yang berat dan darurat. Oleh karena itu, pemerintah sejak tahun 2021 lalu telah mendorong “Program Optimalisasi Pelayanan Medis Anak” yang bertujuan membangun jaringan layanan kesehatan anak berjenjang tiga tingkat.
Strategi penting dalam program ini meliputi penyempurnaan sistem pelayanan medis pada masa perinatal, peningkatan kapasitas dan kualitas perawatan untuk penyakit berat, langka, dan kompleks, serta pengembangan sistem dokter khusus untuk anak usia dini, ke depannya program ini juga akan terus dilanjutkan.
Presiden Lai Ching-te (賴清德) mengatakan, “Tahun ini program ini telah memasuki tahap kedua. Selain terus memperkuat layanan kesehatan anak secara menyeluruh dan meningkatkan kapasitas pelayanan untuk penyakit berat dan kompleks, pemerintah juga akan mendorong lebih banyak tenaga profesional bertahan di bidang ini. Diharapkan dengan alokasi sumber daya yang lebih besar, kapasitas dan kualitas pelayanan medis anak dapat terus ditingkatkan, sehingga anak-anak dapat tumbuh dengan sehat, aman, dan kuat.”
Penerima “Penghargaan Kontribusi Seumur Hidup” tahun ini adalah Dr. Ken N. Kuo (郭耿南) dari RS Universitas Nasional Taiwan (NTU), yang dijuluki sebagai “Bapak Ortopedi Anak Taiwan”. Meskipun kini telah berusia 85 tahun, tetapi beliau masih setiap melayani di ruang praktik.
“Penghargaan Pilar Utama” dianugerahkan kepada Dr. Hung-Chieh Chou (周弘傑) dari RS NTU cabang Yunlin, yang selama 24 telah berdedikasi dalam merawat bayi baru lahir dengan kondisi kritis, penyakit langka, serta aktif meningkatkan layanan kesehatan di daerah terpencil.
“Penghargaan Tokoh Muda Pediatri” diberikan kepada Dr. Hong Hua-xi (洪華希) dari RS Mackay Taitung, yang mendirikan Pusat Perlindungan Anak Taitung, merancang sistem pemeriksaan luka khusus anak-anak, serta mengembangkan platform konsultasi luka secara daring.
“Penghargaan Fokus Kontribusi” diraih oleh Dr. Chen Yih-Sharng (陳益祥) dari RS NTU atas upayanya dalam meningkatkan proses perawatan dan standar medis bagi pasien anak dengan kondisi jantung akut dan kritis.
“Penghargaan Keperawatan Anak”, dua penerima terpilih, yakni Kepala Perawat Li Yi-rong (李依蓉) dan RS Tzu Chi Hualien dan Perawat Fan Gang-xiang (范綱翔) dari RS Anak NTU.
Sementara itu, “Penghargaan Tim Medis” dianugerahkan kepada Tim Pemeriksaan Genetik Hematologi dan Onkologi Anak dari RS Anak NTU, yang memanfaatkan teknologi pemeriksaan genetik inovatif untuk mendorong pengobatan presisi dan meningkatkan tingkat keberhasilan terapi kanker anak.