(Taiwan, ROC) -- Kebijakan tarif pajak yang diumumkan oleh Donald Trump di Amerika Serikat memberikan dampak besar bagi industri dan bursa saham Taiwan. Walikota Taipei, Chiang Wan-an (蔣萬安) pada hari ini (7/4) menyampaikan, Kota Keelung, Taipei, New Taipei dan Taoyuan akan mengelar rapat 4 kota untuk membahas strategi dalam menghadapi hal ini, Kota Taipei sendiri juga menggerakan mekanisme penanggapan situasi, melakukan peninjauan proyek-proyek dasar, membina usaha kecil dan menengah dan berupaya menstabilkan mata kehidupan masyarakat
Presiden AS Donald Trump beberapa hari lalu mengumumkan kebijakan tarif pajak, di antaranya pajak impor yang diterapkan pada Taiwan mencapai 32% sehingga memberikan hantaman besar bagi industri dan bursa saham Taiwan.
Walikota Taipei, Chiang Wan-an (蔣萬安) dalam sebuah wawancara pada hari ini (7/4) menyampaikan, kota Taiwan adalah kota penting industri tekonologi Taiwan, mendapat hantaman besar dari kebijakan tarif pajak AS. Untuk itu ia menyampaikan, 4 kota yaitu Keelung, Taipei, New Taipei dan Taoyuan akan mengelar rapat gabungan pada tanggal 9 April, membahas bagaimana menghadapi kebijakan secara menyeluruh termasuk penurunan pajak, subsidi dan fasilitas untuk menanggapi situasi yang ada.
Chiang Wan-an (蔣萬安) juga menyebutkan bahwwa dalam menghadapi dampak tariff, Pemerintah Kota Taipei pada 7 April sore akan mengunjungi Asosiasi Pengembangan Taman Teknologi Neihu (NTPDA), Asosiasi Arsitek Taipei (ARCH), dan Kamar Dagang Taipei untuk memahami kebutuhan nyata dari industri dan pekerja di garis depan.
Chiang Wan-an (蔣萬安) menegaskan, Pemerintah Kota Taipei secara aktif berdiskusi dengan Departemen Tenaga Kerja, Departemen Keuangan, dan Departemen Pengembangan Industri mengenai kemungkinan dampak seperti pembatalan pesanan, rotasi kerja, dan cuti tanpa gaji yang mungkin dihadapi oleh industri. Mereka merencanakan kebijakan seperti konsultasi, pendampingan, pinjaman bantuan, subsidi bunga, dan program kembali bekerja untuk membantu perusahaan dan pekerja dalam mengatasi kesulitan. Chiang juga menyebutkan bahwa selain memetakan sumber daya dan strategi di tingkat pemerintah daerah, Pemerintah Kota Taipei akan terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk menyampaikan kebutuhan di garis depan dan memperjuangkan kondisi yang paling menguntungkan bagi Taiwan dalam negosiasi tarif.