History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Di Balik Kesederhanaan Pedagang Pasar Taiwan, Ternyata Miliarder Tersembunyi!

  • 06 April, 2025
  • 尤繼富
Di Balik Kesederhanaan Pedagang Pasar Taiwan, Ternyata Miliarder Tersembunyi!
Di Balik Kesederhanaan Pedagang Pasar Taiwan, Ternyata Miliarder Tersembunyi! 示意圖/翻攝pixabay

(Taiwan, ROC) --- Di benak masyarakat, beberapa profesi dianggap memiliki pendapatan yang tinggi, sebut saja dokter, pengacara, atau insinyur.

Namun ada juga profesi yang tampaknya biasa saja, tetapi ternyata menghasilkan pendapatan yang mengejutkan.

Para Warganet di Taiwan berbagi pengamatan mereka, menunjukkan bahwa pekerjaan yang tidak perlu membayar pajak dan tidak perlu mengeluarkan struk (faktur) biasanya sangat menguntungkan, seperti agen perekrutan tenaga kerja, sopir taksi, dan tukang perbaikan listrik atau ledeng.

Namun, yang paling mengejutkan adalah banyak Warganet yang sepakat menyebut profesi pedagang di pasar.

一堆隱形富豪!「菜市場擺攤」低調賺內行:房子買好幾間

圖:PTT

Melalui media sosial lokal Taiwan, PTT, seorang Warganet mengungkapkan bahwa pedagang di pasar seperti penjual sayuran, daging, dan ikan, meskipun terlihat biasa saja, tetapi sebenarnya memiliki penghasilan bulanan yang tidak rendah.

"Saya kenal penjual daging di pasar tradisional yang bisa mendapatkan penghasilan hingga NT$500.000 per bulan, dan bebas pajak," tulis sang Warganet.

Pendapatan para pedagang ini jauh melebihi banyak jenis pekerjaan lainnya, dan kebanyakan dari mereka tidak memamerkan penghasilan mereka, sehingga terkesan sederhana dan rendah hati.

Selain itu, banyak pedagang pasar telah mewarisi bisnis dari orang tua atau kakek-nenek mereka, dan mengelolanya dengan sangat sukses.

"Para lansia yang mendorong gerobak menjual sayuran di pasar, kebanyakan memiliki tabungan jutaan NT$. Terutama para pedagang grosir dan pedagang kecil di pasar, pendapatan mereka biasanya cukup besar. Beberapa pemilik toko sayuran bahkan telah mengumpulkan properti rumah yang tidak sedikit," terang salah satu netizen.

Faktanya, menurut informasi dari Direktorat Jenderal Bujet, Akuntansi dan Statistik (DGBAS), keluarga Taiwan yang berada di 20% terbawah dalam hal pendapatan, setelah diteliti ternyata memiliki kemampuan membeli rumah yang kuat.  

Pakar properti di Taiwan, Hsu Chia-shin (徐佳馨) menganalisis bahwa kelompok ini mungkin menjalankan bisnis tunai, kemungkinan sebagai wiraswasta atau memiliki bentuk investasi lain, tetapi tidak tercermin dalam data statistik, sehingga pemerintah sulit memahami pendapatan sebenarnya mereka.

Komentar

Terbarumore