(Taiwan, ROC) --- Seorang pekerja migran wanita asal Vietnam berusia 33 tahun bermarga Du (杜姓) di Taichung berniat mengirim gajinya ke kampung halaman.
Untuk pertama kalinya, dia mencari jasa penukaran uang non-resmi melalui internet. Dan ternyata, Du ditipu oleh dua orang senegaranya, masing pria bermarga Pan (潘姓) usia 28 tahun dan wanita bermarga Li (黎姓) usia 21 tahun, yang mengambil NT$630.000.
Tak lama, pihak polisi langsung menangkap pelaku dalam waktu 2 jam setelah menerima laporan, dan berhasil mengembalikan seluruh uang tersebut. Setelah interogasi, Pan dan Li didakwa dengan tuduhan penipuan, penggelapan, dan perampasan kebebasan.

圖:EBC News
Du yang adalah seorang PMA di Taiwan biasanya akan mengirim uang hasil kerja kerasnya ke kampung halamannya di Vietnam. Dan untuk mengurangi biaya transaksi dari biaya administrasi, maka dia mencoba mencari jalur non-resmi melalui internet dan menghubungi pihak tersebut.
Pada 31 Maret 2025 kemarin, mereka membuat janji untuk bertemu di tempat tinggal Du di Distrik Xitun untuk mengirimkan uang sebanyak NT$630.000.
Setelah menyerahkan uangnya, pihak pengirim tidak mentransfer uang milik Du ke rekening di Vietnam. Du pun sempat terlibat perdebatan dengan Pan dan Li. Pan dan Li akhirnya berdalih ingin mengambil sesuatu dari mobil, lalu cepat-cepat kabur dengan kendaraan mereka. Du pun segera melaporkan kejadian tersebut.
Setelah menerima laporan, polisi segera memeriksa rekaman CCTV dan dalam waktu 2 jam berhasil menangkap kedua tersangka di distrik Dali. Namun, uang hasil kejahatan telah dititipkan di rumah teman yang tidak tahu menahu untuk melunasi utang.
Petugas berhasil melacak dan mengembalikan seluruh NT$630.000 dalam waktu 5 jam, dan menyerahkan Pan dan Li dengan tuduhan penggelapan, penipuan, dan perampasan kebebasan.