History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Tarif Program「Pekerja Migran Perawat Paruh Waktu (Per Jam)」 Dikritik Terlalu Mahal, Ditunda Hingga 7 April 2025, Menaker Taiwan: Diperuntukkan bagi Kondisi Tertentu

  • 03 April, 2025
  • 尤繼富
Tarif Program「Pekerja Migran Perawat Paruh Waktu (Per Jam)」 Dikritik Terlalu Mahal, Ditunda Hingga 7 April 2025, Menaker Taiwan: Diperuntukkan bagi Kondisi Tertentu
Tarif Program「Pekerja Migran Perawat Paruh Waktu (Per Jam)」 Dikritik Terlalu Mahal, Ditunda Hingga 7 April 2025, Menaker Taiwan: Diperuntukkan bagi Kondisi Tertentu 圖/聯合報

(Taiwan, ROC) --- Program Percontohan Layanan Pendampingan Perawatan Multifungsi yang disebut-sebut sebagai program merekrut pekerja migran perawat dengan mekanisme per jam sedang diuji coba oleh enam organisasi nirlaba di beberapa wilayah Taiwan.

Program ini awalnya direncanakan mulai berlaku pada hari Senin kemarin (31/3), tetapi ditunda hingga 7 April 2025 mendatang karena mendapat kritik dari masyarakat terkait biaya yang dianggap terlalu tinggi.

Pada Rabu kemarin (2/4), Menteri Ketenagakerjaan (MOL), Hung Sun-han (洪申翰), menyatakan bahwa program uji coba ini ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan sementara, jangka pendek, atau darurat. Ia juga menambahkan kalau biaya yang dikenakan tidak lebih tinggi (mahal) dari harga pasar.

Program ini memiliki syarat penggunaan yang harus dipenuhi, yaitu memiliki bukti disabilitas fisik atau mental, memenuhi kualifikasi penyakit akut (serius), memiliki catatan medis atau operasi dalam tiga bulan terakhir, serta tergolong dalam tingkat 2 hingga 8 perawatan jangka panjang.

Ketika masyarakat yang memenuhi krtiteria di atas memiliki kebutuhan perawatan sementara, jangka pendek, atau darurat, maka mereka dapat mengajukan permohonan Pekerja Migran Perawat Paruh Waktu (Per Jam).

Biaya yang ditetapkan saat ini berkisar NT$1.000 hingga NT$1.250 untuk layanan minimal empat jam, sedangkan layanan 24 jam penuh (termasuk 10 jam istirahat) dikenakan biaya sekitar NT$2.600 hingga NT$3.500.

International Association of Family and Employers with Disabillities (IAFED) berpendapat bahwa biaya yang ditetapkan saat ini terlalu tinggi, sehingga membebani ekonomi keluarga yang memiliki pasien penderita penyakit akut..

IAFED menerangkan jika mengajukan layanan 24 jam penuh sehari selama satu bulan, dengan biaya harian NT$3.000, maka totalnya bisa mencapai NT$90.000. IAFED kemudian bertanya, berapa banyak keluarga yang mampu membayar biaya sebesar itu?

Menteri MOL mengatakan bahwa program uji coba ini terutama ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan sementara, jangka pendek, atau darurat, seperti baru pulang ke rumah setelah operasi atau membutuhkan bantuan hidup selama masa kosong perawatan* (masa transisi menunggu perawat pekerja migran yang direkrut berdasarkan kontrak langsung dengan majikan).

*Masa kosong perawatan mengacu pada periode ketika keluarga yang mempekerjakan pekerja migran sebagai perawat (pengasuh) rumah tangga mengalami kekurangan tenaga perawatan sementara. Hal ini dapat terjadi karena beberapa alasan, seperti pekerja migran berhenti bekerja, kontrak berakhir, pekerja migran pulang ke negara asal, atau sedang menunggu pekerja migran baru untuk mulai bekerja.

Untuk kebutuhan seperti di atas, maka biaya program uji coba yang ditetapkan oleh MOL kali ini dianggap tidak lebih tinggi dari harga pasar. Program uji coba ini dapat dievaluasi secara berkelanjutan, dan penyesuaian yang diperlukan dapat dilakukan berdasarkan situasi uji coba di masa mendatang.

Komentar

Terbarumore