(Taiwan, ROC) -- Pada Kamis kemarin (27/3), Presiden Lai Ching-te (賴清德) mengunjungi Tainan untuk menginspeksi Latihan Lapangan Komite Ketahanan Pertahanan Nasional 2025.
Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍) menemani Direktur American Institute in Taiwan (AIT) Raymond Green dan delegasi perwakilan asing yang bertugas di Taiwan untuk mengamati latihan tersebut.
Melalui akun di media sosial, Lin Chia-lung menyatakan bahwa perdamaian bergantung pada kekuatan, dari pusat hingga daerah, dari pemerintah hingga masyarakat sipil, kesatuan ketahanan pertahanan seluruh masyarakat adalah kekuatan pertahanan Taiwan yang paling solid, dan juga merupakan fondasi perdamaian serta kunci keamanan.
Pemerintah menggelar Latihan Lapangan Komite Ketahanan Pertahanan Nasional. Pada Jumat hari ini (28/3), Kementerian Luar Negeri (MOFA) merilis siaran persnya menyatakan, Menteri Lin Chia-lung menjelaskan bahwa pihaknya membantu menyambut 23 perwakilan dan staf terkait dari lebih dari 10 negara untuk berpartisipasi, di antaranya termasuk beberapa perwakilan dari negara-negara yang telah lama terlibat dalam membangun ketahanan masyarakat secara menyeluruh.
Lin Chia-lung menekankan bahwa keamanan Taiwan harus bergantung pada kemampuan kekuatan sendiri untuk benar-benar mewujudkan tujuan perdamaian. Ia juga menambahkan bahwa keamanan nasional adalah tanggung jawab seluruh rakyat.
Banyak negara demokratis telah mempromosikan ketahanan pertahanan seluruh masyarakat, ini adalah tren internasional dan juga kebutuhan masyarakat Taiwan saat ini.
Lin Chia-lung menyatakan, sebagai unit garis terdepan yang menghubungkan negara dengan dunia luar, MOFA akan terus bekerja sama dengan negara-negara yang memiliki pemikiran serupa, mendorong pertukaran di bidang tanggap bencana, keamanan infrastruktur, dan ketahanan sosial.
Contohnya, pada awal bulan ini Taiwan, AS, Jepang, Australia, dan Kanada bersama-sama menyelenggarakan lokakarya melalui Global Cooperation and Training Framework (GCTF) dengan tema ketahanan seluruh masyarakat, untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan negara-negara mitra, sekaligus menyampaikan keinginan Taiwan untuk berkontribusi dan menghadapi berbagai tantangan baru bersama dunia.
Juru bicara MOFA, Hsiao Kuang-wei (蕭光偉) mengatakan, "Taiwan akan terus memperkuat kemampuan pertahanan diri serta ketahanan ekonomi dan sosial, dengan teguh melindungi tanah air, sekaligus memperdalam hubungan kemitraan dengan AS dan negara-negara sepaham lainnya, bersama-sama memajukan kepentingan bersama dan kesejahteraan rakyat Taiwan dan negara-negara lain, serta perdamaian, stabilitas dan kemakmuran kawasan."
Lin Chia-lung menunjukkan, setelah Presiden Lai Ching-te menjabat tahun lalu, Beliau mengumumkan pembentukan Komite Ketahanan Pertahanan Seluruh Masyarakat.
Pada Desember tahun lalu telah dilakukan simulasi, dan pada April tahun ini akan dilaksanakan Latihan Ketahanan Kota, yakni menggabungkan latihan keamanan sipil dan Simulasi Wan An, yang selanjutnya akan terhubung dengan latihan Han Kuang pada Juli mendatang.
Seluruh aktivitas ini akan melibatkan pemerintah daerah, untuk membangun Taiwan menjadi masyarakat yang lebih tangguh.