(Taiwan, ROC) -- Dewan direksi China Airlines telah menyetujui rencana perkenalan 20 pesawat penumpang jarak jauh, masing-masing 10 armada dari Airbus dan Boeing, serta 4 pesawat kargo dari Boeing akhir tahun lalu. China Airlines pada 25 Maret lalu mengumumkan, bahwa pihaknya akan menandatangani kontrak dengan Airbus pada 31 Maret mendatang dan kemudian dengan Boeing pada akhir April atau awal Mei mendatang.
China Airlines telah mengumumkan pada 19 Desember 2024 lalu, bahwa pihaknya akan memperkenalkan 10 pesawat penumpang Airbus A350-1000, 10 pesawat penumpang Boeing 777-9, dan 4 pesawat kargo 777-8F. Armada baru ini diharapkan akan dikirim mulai tahun 2029. Di masa mendatang, armada ini akan digunakan untuk melayani rute penumpang dan kargo jarak jauh di Amerika Utara dan Eropa, serta akan menjadi penentu arah pasar penumpang dan kargo global.
China Airlines mengatakan akan mengadakan upacara penandatanganan dengan Airbus di Hotel Hyatt Regency di Bandara Internasional Taoyuan pada tanggal 31 Maret, yang akan ditandatangani oleh Chairperson baru China Airlines Kao Shing-hwang (星潢與) dan Wakil Presiden Eksekutif Penjualan Airbus untuk Bisnis Pesawat Sipil Benoît de Saint-Exupéry.
Sementara untuk kontrak pembelian pesawat Boeing, China Airlines berencana untuk menandatanganinya pada akhir April atau awal Mei mendatang.
China Airlines akan memperkenalkan 10 pesawat A350-1000, yang dilengkapi dengan mesin Rolls-Royce Trent XWB-97 dan 10 pesawat penumpang 777-9, dilengkapi dengan mesin GE9X terbaru. Armada barunya akan memiliki 3 kabin; kelas bisnis premium, kelas ekonomi premium, dan kelas ekonomi, di mana kursi kelas bisnis premium akan hadir lebih banyak daripada sebelumnya.