History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Coca-Cola Inggris Ditarik karena Abnormalitas Klorat! Berisiko Gagal Ginjal Parah, FDA Taiwan Ambil Tindakan

  • 28 March, 2025
  • 尤繼富
Coca-Cola Inggris Ditarik karena Abnormalitas Klorat! Berisiko Gagal Ginjal Parah, FDA Taiwan Ambil Tindakan
Coca-Cola Inggris Ditarik karena Abnormalitas Klorat! Berisiko Gagal Ginjal Parah, FDA Taiwan Ambil Tindakan 圖/美聯社

(Taiwan, ROC) --- Media asing melaporkan, Coca-Cola baru-baru ini menarik beberapa produknya di Inggris secara darurat, termasuk Coca-Cola kaleng, Coca-Cola Zero, Diet Coke, dan Sprite Zero, karena konsentrasi klorat yang abnormal.  

Otoritas Food Standards Agency (FSA) menyatakan bahwa konsumsi klorat jangka panjang dapat mempengaruhi penyerapan yodium, dan konsumsi berlebihan dalam satu waktu dapat menyebabkan gagal ginjal.

Faktanya, hingga tahun ini sudah ada 3 peringatan penarikan makanan internasional yang dilakukan.

Menanggapi hal tersebut, otoritas di Taiwan, Food and Drug Administration (FDA) menyampaikan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan catatan impor produk (batch) bermasalah tersebut ke Taiwan.

Menurut informasi FDA, Pusat Keamanan Pangan di Hong Kong pada 28 Januari 2025 lalu mengumumkan penarikan berbagai minuman dari perusahaan Coca-Cola karena kemungkinan mengandung konsentrasi klorat yang tinggi, termasuk Fuze Tea, Fanta, Minute Maid, Coca-Cola, Sprite, Nalu, Royal Bliss, TROPICO, semuanya dalam bentuk minuman kaleng.

Setelah pemeriksaan, ditemukan bahwa produk-produk yang ditarik tidak memiliki catatan permohonan pemeriksaan impor makanan.

Menanggapi kejadian yang terjadi di Inggris, Wakil Direktur FDA, Lin Chin-fu (林金富), menyatakan bahwa telah dikonfirmasi tidak ada catatan impor produk tersebut ke Taiwan.

Selain itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat pada Kamis kemarin (24/3) juga mengumumkan penarikan Coca-Cola Original Taste karena produk tersebut kemungkinan terkontaminasi plastik.

FDA mengimbau masyarakat yang bepergian ke Amerika Serikat untuk menghindari pembelian dan konsumsi makanan bermasalah tersebut, dan mengingatkan pelaku usaha untuk menghindari mengimpor produk yang diragukan keamanannya.

Komentar

Terbarumore