History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kasus Yaya: Tanggapan Taiwan Banjir Kritik Pedas

  • 27 March, 2025
  • 鄭蕙玲
Kasus Yaya: Tanggapan Taiwan Banjir Kritik Pedas
Berkaitan dengan kasus Yaya, Juru Bicara Kantor Urusan Taiwan Chen Bin-hua (陳斌華) pada 26 Maret mengungkapkan bahwa komunitas pernikahan lintas selat mencerminkan konsep

(Taiwan, ROC) -- Selebgram Tiongkok Liu Zhen-ya (劉振亞), yang menikah dengan warga Taiwan, diperintahkan untuk meninggalkan Taiwan karena pernyataannya yang menyerukan unifikasi Taiwan. Ia telah terbang meninggalkan Taiwan pada 25 Maret. Menanggapi kasus ini, Juru Bicara Kantor Urusan Taiwan Chen Bin-hua (陳斌華) pada 26 Maret mengungkapkan bahwa komunitas pernikahan lintas selat mencerminkan konsep "Taiwan dan Tiongkok adalah satu keluarga". Ia juga menuduh bahwa otoritas Partai Progresif Demokratik (DPP) Taiwan menyalahgunakan hukum untuk menindas pasangan pernikahan lintas selat.

Namun, banyak warganet Tiongkok yang tidak setuju dengan pernyataan Chen Bin-hua dan menanggapinya dengan sindiran.

Menurut unggahan akun terkenal "Guru Li Bukan Gurumu" (李老師不是你老師) di platform X, video yang diunggahnya menunjukkan bahwa netizen ramai-ramai membanjiri kolom komentar di Weibo dengan emoji jempol dan menuliskan “SB” (homofon dari “sha bi”, sebuah istilah kasar yang berarti “bodoh”.)

Namun, ketika Weibo diperiksa kembali pada 27 Maret, komentar-komentar bernada sindiran tersebut telah dihapus.

Dalam bahasa internet Tiongkok, "SB" sering digunakan untuk mengejek atau menyatakan ketidakpuasan terhadap seseorang atau suatu peristiwa.

Liu Zhen-ya yang dikenal dengan akun media sosialnya "Yaya di Taiwan", secara terbuka menyerukan unifikasi Taiwan dengan kekuatan militer di platform media sosialnya. Akibatnya, Direktorat Jenderal Imigrasi Taiwan mencabut izin tinggalnya berdasarkan hubungan keluarga, melarangnya mengajukan kembali izin tersebut selama lima tahun, dan memerintahkannya untuk meninggalkan Taiwan dalam batas waktu tertentu. Liu Zhen-ya akhirnya meninggalkan Taiwan pada 25 Maret.

Komentar

Terbarumore