(Taiwan, ROC) --- Pada Senin kemarin (24/3), Rumah Sakit E-Da di Kaohsiung mengadakan perayaan ulang tahun ke-20 sekaligus mengumumkan peningkatan status rumah sakit menjadi pusat medis.
Kepala RS Tu Yuan-kun (杜元坤) yang hadir menyampaikan bahwa untuk mempertahankan karyawan mereka, maka pihak rumah sakit telah menaikkan gaji sebanyak 4 kali sejak awal tahun. Selain itu, rumah sakit juga mulai menerapkan inovasi AI untuk pelayanan kesehatan cerdas.
Tu Yuan-kun mengatakan, karena penuaan populasi dan rendahnya angka kelahiran, maka layanan kesehatan Taiwan telah berubah dari masa kejayaan menjadi kekurangan tenaga kerja.
Untuk itu, rumah sakit menerapkan AI dalam pelayanan kesehatan untuk mengurangi beban kerja. Tu Yuan-kun juga berterima kasih atas berdirinya RS Gangshan Kaohsiung Medical University dan RS Memorial Show Chwan Kaohsiung di dekat RS E-Da, yang memberikan lebih banyak pilihan bagi pasien.
Tu Yuan-kun menyatakan, karena meningkatnya kebutuhan pasar dan semakin terlihatnya pentingnya tenaga medis, maka untuk mempertahankan karyawan, RS E-Da sejak awal tahun hingga sekarang telah menaikkan gaji pokok, bonus lembur, bonus akhir tahun, dan bonus retensi, bahkan menyediakan bonus pulang kampung, total 4 kali kenaikan gaji.
Tu Yuan-kun juga menekankan bahwa AI dalam pelayanan kesehatan tidak bisa menggantikan kehangatan manusia. Banyak karyawan di rumah sakit yang awalnya lajang hingga menikah dan punya anak, bahkan sudah menjadi nenek. Ia berharap karyawan tidak mengundurkan diri dan bersama-sama menemani rumah sakit memasuki 20 tahun berikutnya.