History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Luo Wen-jia: Tanpa Kebebasan Beragama, Pertukaran Agama Hanyalah Alat Front Persatuan

  • 26 March, 2025
  • 尤繼富
Luo Wen-jia: Tanpa Kebebasan Beragama, Pertukaran Agama Hanyalah Alat Front Persatuan
Luo Wen-jia: Tanpa Kebebasan Beragama, Pertukaran Agama Hanyalah Alat Front Persatuan 央廣檔案/記者王照坤 攝

(Taiwan, ROC) --- Presiden Lai Ching-te baru-baru ini mengusulkan 17 strategi untuk menghadapi ancaman keamanan nasional dan front persatuan, seperti menerapkan sistem pengungkapan untuk kunjungan pejabat publik ke Tiongkok dan manajemen risiko untuk pertukaran warga Tiongkok yang berkunjung ke Taiwan.

Sekretaris Jenderal Straits Exchange Foundation (SEF) Luo Wen-jia (羅文嘉) menyatakan bahwa Tiongkok tidak pernah meninggalkan opsi militer mereka terhadap Taiwan, dan jika Taiwan tidak menerima cara damai, maka mereka akan menggunakan kekuatan militer. Masyarakat Taiwan harus menyadari realitas ini.

Selain itu, menanggapi perihal pertukaran yang harus terjalin antara sisi selat, Luo Wen-jia pertama-tama menyatakan bahwa hubungan lintas selat tidak mungkin dihentikan, tetapi ada sekitar 70 kasus dalam setahun terakhir di mana warga Taiwan kehilangan kontak secara misterius setelah pergi ke Tiongkok.

Ini menunjukkan ada dua risiko ketidakpastian saat mengunjungi Tiongkok. Pertama, tidak mengetahui standar dan alasan penangkapan. Kedua, tidak mengetahui perlakuan yang akan dihadapi setelah ditangkap.

Luo Wen-jia kemudian mengatakan bahwa dia memiliki banyak teman yang ingin berwisata ke Tiongkok, tetapi dia menyarankan mereka untuk tidak pergi, bahkan menghindari transit di Hong Kong.

Mengenai pertukaran keagamaan, Luo Wen-jia berpendapat bahwa komunisme tidak bisa menerima konsep Tuhan yang lebih tinggi dari komunisme itu sendiri, karena hal ini dianggap berbahaya bagi rezim mereka.

Oleh karena itu, mereka mempertanyakan bagaimana bisa seseorang memiliki kepercayaan agama. Dalam masyarakat yang tidak memiliki kebebasan beragama seperti ini, ketika mereka berbicara tentang pertukaran keagamaan, apakah itu pertukaran yang sejati atau palsu?

Luo Wen-jia juga menyatakan bahwa Partai Komunis Tiongkok tidak memiliki kebebasan beragama di negaranya sendiri, tetapi datang ke Taiwan untuk mengadakan pertukaran keagamaan, seperti pertukaran Mazu dan Guan Gong. Pertukaran semacam ini sebenarnya hanyalah bagian dari strategi front persatuan mereka, ini adalah pengetahuan dasar yang perlu dipahami.

Komentar

Terbarumore