(Taiwan, ROC) --- Banyak orang memulai pagi mereka dengan secangkir kopi untuk meningkatkan energi. Namun, dokter memperingatkan bahwa lapisan plastik di bagian dalam gelas kertas akan melepaskan mikroplastik ketika terkena panas. Jika tertelan bersama kopi, dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan hormon dan kemungkinan berdampak pada obesitas dan jerawat.
Gelas Kertas Kopi Melepaskan Partikel Mikroplastik
Dokter Hsiao Chie-chien (蕭捷健), spesialis manajemen berat badan di Elite Clinic (三樹金鶯), menjelaskan bahwa mungkin banyak orang tidak menyadari bahwa dinding bagian dalam gelas kertas dilapisi film plastik (umumnya terbuat dari PE atau PLA) untuk mencegah kebocoran air.
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Hazardous Materials pada 2021 menunjukkan bahwa satu gelas kertas yang diisi dengan air panas sekitar 85°C dan dibiarkan selama 15 menit dapat melepaskan sekitar 25.000 partikel mikroplastik berukuran mikrometer dan sekitar 1,02×10^8 (lebih dari 100 juta) partikel submikron plastik yang lebih kecil.
Penelitian yang diterbitkan dalam Environmental Science & Technology pada 2019 memperkirakan bahwa orang dewasa di Amerika Serikat mengonsumsi sekitar 39.000 hingga 52.000 partikel mikroplastik per tahun melalui makanan.
Para ilmuwan bahkan telah menemukan mikroplastik dalam darah dan tinja manusia, membuktikan bahwa partikel plastik ini telah masuk ke dalam tubuh kita.
圖/pixabay
Zat Aditif Mikroplastik Mengganggu Sistem Endokrin, Meningkatkan Risiko Diabetes dan Kanker
Dokter Hsiao Chie-chien mengatakan bahwa zat aditif mikroplastik (seperti Bisfenol A dan plasticizer) adalah pengganggu endokrin yang diketahui dapat mengganggu keseimbangan hormon dan mempengaruhi kesehatan tiroid, metabolisme dan reproduksi.
Penelitian tinjauan yang diterbitkan dalam Israel Journal of Health Policy Research tahun 2024 menunjukkan bahwa Bisfenol A (BPA) dan ftalat dalam plastik adalah zat pengganggu endokrin yang mengganggu hormon dan mempengaruhi fungsi tiroid, metabolisme dan kesehatan reproduksi, meningkatkan risiko obesitas, diabetes, endometriosis dan beberapa jenis kanker.
Penelitian juga menunjukkan bahwa partikel mikroplastik dapat mengganggu keseimbangan mikrobiota usus, menyebabkan masalah seperti peradangan kronis.
Tinjauan yang diterbitkan dalam Frontiers in Cellular and Infection Microbiology tahun 2024 juga menunjukkan bahwa mikroplastik terakumulasi dalam usus dan mengganggu keseimbangan mikrobiota, yang terkait dengan penyakit pencernaan dan peradangan kronis sistemik.

示意圖:shutterstock/達志
Kurangi Penggunaan Gelas Kertas Lebih Baik untuk Kesehatan dan Lingkungan
Dokter Hsiao Chie-chien mengingatkan, begitu metabolisme memburuk, lemak mudah menumpuk, maka dapat terjadi gangguan pencernaan, kembung, dan jerawat di wajah. Dia menyarankan agar orang mengurangi penggunaan gelas kertas agar lebih aman saat minum, sekaligus mengurangi sampah plastik, yang juga berdampak positif bagi kesehatan dan lingkungan.