(Taiwan, ROC) --- Robert Kiyosaki, penulis buku finansial bestseller dunia Rich Dad, Poor Dad, memposting di platform sosial X membahas mengapa orang miskin tetap miskin.
Dia menunjukkan bahwa FOMM (Fear of Making Mistakes/Takut Membuat Kesalahan) adalah penyebab utama kemiskinan, bukan FOMO (Fear Of Missing Out/Takut Ketinggalan).
Robert Kiyosaki percaya Bitcoin adalah peluang terbesar dalam sejarah untuk menjadi kaya, tetapi orang-orang dengan mentalitas FOMM akan melewatkan kesempatan ini.
Dalam postingannya, Robert Kiyosaki menyebutkan bahwa ketika harga Bitcoin mungkin menembus $200.000 (sekitar NT$6,66 juta), orang-orang dengan mentalitas FOMM (Fear of Making Mistakes) akan mengeluh Bitcoin terlalu mahal, dan akibatnya melewatkan kesempatan bersejarah untuk menjadi kaya.
Dia menyarankan publik untuk mendengarkan dan belajar dari pandangan orang-orang yang dia ikuti, termasuk pengusaha Jeff Booth dan Michael Saylor, co-founder MicroStrategy, sebuah perusahaan perangkat lunak AS yang merupakan pemegang Bitcoin besar, sebelum mendengarkan pendapat dari para kritikus Bitcoin.
Robert Kiyosaki menekankan bahwa pendidikan keuangan yang paling penting saat ini tidak lagi berasal dari sekolah tradisional atau Wall Street, tetapi tersedia secara gratis di platform seperti YouTube.
Dia berpendapat bahwa sekolah sering menanamkan konsep bahwa orang yang membuat kesalahan itu bodoh, padahal sebenarnya membuat kesalahan adalah bagian dari proses pembelajaran.
Dia menggunakan contoh bayi yang belajar berjalan, menjelaskan bahwa jika bayi tidak mencoba karena takut jatuh, maka mereka tidak akan pernah bisa belajar berjalan.
Robert Kiyosaki mendorong semua orang untuk melepaskan mentalitas FOMM, memanfaatkan sumber daya gratis seperti YouTube untuk mendapatkan pengetahuan finansial yang berharga, dan berani mencoba serta membuat kesalahan, agar bisa terus berkembang dalam perjalanan menuju kekayaan.