History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pertama di Asia! MOENV Menggunakan Drone dan AI untuk Mengidentifikasi dan Membuang Sampah Pesisir

  • 24 March, 2025
  • 陳志勇
Pertama di Asia! MOENV Menggunakan Drone dan AI untuk Mengidentifikasi dan Membuang Sampah Pesisir
Direktur Departemen Pengelolaan Lingkungan Hidup MOENV Yan Xu-ming (顏旭明) (ketiga dari kanan) memperkenalkan terobosan besar dalam teknologi identifikasi sampah pesisir. (Foto: Rti/劉品希)

(Taiwan, ROC) - Kementerian Lingkungan (MOENV) telah membuat terobosan besar dalam teknologi identifikasi sampah pesisir. Departemen Pengelolaan Lingkungan Hidup di bawahnya telah melakukan penggabungan foto udara secara sistematis dengan teknologi pengenal gambar, dan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mengidentifikasi secara otomatis lokasi dan luas pembuangan sampah pesisir, dengan demikian mempersingkat waktu operasi dari satu minggu yang dibutuhkan sebelumnya menjadi satu hari, sementara akurasinya juga telah ditingkatkan hingga 50%.

Taiwan dikelilingi oleh laut dan memiliki garis pantai sepanjang 1.990 kilometer. Karena aktivitas manusia, topografi dan pengaruh pasang surut, kayu apung dan sampah buangan mudah terkumpul di pantai. Sejak tahun 2020, pemerintah telah mempromosikan kebijakan "Menghormati Laut" untuk membersihkan setiap jengkal daratan pesisir. 

Untuk tujuan ini, MOENV memperkenalkan teknologi fotografi udara drone, yang memungkinkannya untuk memeriksa secara akurat pada setiap waktu wilayah pesisir sejauh 2 kilometer dan mengambil sekitar 400 foto, yang kemudian secara manual dipilih dan digabungkan untuk menemukan sampah pesisir.

Operasi pelacakan yang memakan waktu sekitar seminggu ini diusahakan untuk diperpendek melalui penggabungan teknologi pengenalan gambar AI sejak tahun 2024. Setelah mengunggah foto yang diambil oleh drone, sistem AI dapat secara otomatis mengidentifikasi area yang ditempati sampah, mencari tahu lokasi yang kotor dan berantakan, lalu melaporkannya. 

Melalui teknologi segmentasi objek, akurasi ditingkatkan hingga 50%, dan waktu operasi keseluruhan diselesaikan dalam waktu sekitar 1 hari. Teknologi ini tidak hanya dengan skala besar meningkatkan efisiensi, juga telah melampaui Jepang dan Korea Selatan, menjadi yang pertama di Asia.

Direktur Departemen Pengelolaan Lingkungan Hidup MOENV Yan Xu-ming (顏旭明), mengatakan, "Kami telah mengembangkan teknologi penjahitan elektronik melalui sistem AI. Teknologi ini dapat mengevaluasi 400 foto ini secara menyeluruh dalam waktu satu hari. Yang lebih canggih adalah teknologi penjahitan ini dapat menggunakan vektor untuk membingkai tepi luar sampah ini dan secara akurat menghitung luas wilayah yang ditempati di pantai dan kemungkinan volumenya saat dikumpulkan. Akurasinya cukup tinggi. Ini adalah terobosan kali ini."

Yan juga menunjukkan bahwa MOENV mengirimkan drone untuk melaksanakan 15 misi tahun lalu, total mengambil 5.726 gambar udara dengan area pengambilan gambar kumulatif seluas 13,183 kilometer persegi, dan total 477.630 meter persegi area limbah yang diidentifikasi dengan tingkat identifikasi lebih dari 80%.

Selain itu, total 22 kasus pencemaran pantai dilaporkan, dan 582 metrik ton sampah dibersihkan. Di antara semuanya, jumlah total sampah yang dihilangkan melalui foto udara setelah Taifun Krathon pada Oktober tahun lalu mencapai 531 metrik ton.

Menurut Yan, MOENV akan memperluas inspeksi pesisir tahun ini, dan diharapkan akan mengirimkan 30 misi fotografi drone, juga berencana mempromosikan teknologi ini ke berbagai lembaga dan pemerintah daerah untuk langsung digunakan di wilayah pesisir yurisdiksinya.

Komentar

Terbarumore