(Taiwan, ROC) --- Belakangan ini kawasan pegunungan tinggi Taiwan diselmuti oleh hamparan salju yang indah, yang kemudian membuat beberapa orang memutuskan untuk pergi mendaki. Namun sayangnya, hal ini ternyata mendatangkan kejadian tragis.
Setelah penemuan sepasang pendaki muda yang tewas terjatuh ke jurang di Gunung Yushan pada Minggu pagi kemarin (23/3), pada sore harinya kembali ditemukan pria berusia 30 tahun bermarga Chen (陳姓) yang mendaki sendirian di Puncak Barat Hehuanshan, tergeletak tidak bernyawa di parit.
Selain itu, di Gunung Shenku (深崛山) ditemukan pria berusia 49 tahun bermarga Zeng (曾姓) yang diduga terjatuh, dan tidak dapat diselamatkan. Dalam satu hari saja, Dinas Pemadam Kebakaran Nantou menemukan 4 korban jiwa.
Pendaki berusia 49 tahun bermarga Zeng mendaki sendirian di Nenggao Traverse Trail, seharusnya turun gunung pada tanggal Kamis pekan kemarin (20/3), tetapi sayangnya ia kehilangan kontak.
Pihak keluarga melaporkan kejadian ini pada Jumat malam (21/3). Dinas Pemadam Kebakaran dan tim penyelamat melakukan pencarian dan menemukan mobil Zeng terparkir di gerbang pendakian Tunyuan.
Mereka menduga dia mendaki melalui jalur belakang menuju Gunung Shenku. Setelah memperluas area pencarian, pada Minggu sore (23/3), tim menemukan jenazahnya di parit sekitar 100 meter di bawah Gunung Shenku. Diduga ia terjatuh dan meninggal karena hipotermia. Saat ini jenazahnya telah dievakuasi dari gunung.
Sementara itu, pendaki berusia 30 tahun bermarga Chen mendaki sendirian ke Puncak Barat Hehuanshan pada Kamis (20/3). Diduga ia berhenti untuk menikmati pemandangan matahari terbenam yang menyebabkan keterlambatan perjalanannya, kemudian kehilangan kontak. Tim penyelamat menemukan Chen tergeletak di parit saat melakukan pengamatan dengan drone di sekitar dam pengendali sedimen. Tim yang dikirim ke lokasi mengkonfirmasi kematiannya, dan kemudian mengevakuasi jenazahnya dari gunung.
Mengenai pria berusia 26 tahun bermarga Lu (陸姓) dan wanita berusia 25 tahun bermarga Chen (陳姓) yang ditemukan di jurang sedalam 380 meter dekat Lereng Mo Wang di persimpangan Puncak Utara Gunung Yushan pada Minggu pagi (23/3), tim penyelamat berhasil mengatasi kondisi medan yang berbahaya.
Mereka turun untuk mengamankan dan membungkus jenazah sebelum memindahkannya ke area yang lebih datar. Setelah proses yang memakan waktu 4 jam, jenazah diangkut dengan helikopter ke area parkir Tataka dan diserahkan kepada polisi dan keluarga korban.