History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Calon independen Walikota Taipei Ko Wen-je bersedia memohon maaf atas komentar diskriminatif terhadap kaum wanita

  • 08 September, 2014
  • Editor
Calon independen Walikota Taipei Ko Wen-je bersedia memohon maaf atas komentar diskriminatif terhadap kaum wanita
Calon independen Walikota Taipei Ko Wen-je

Calon independen Walikota Taipei Ko Wen-je menegaskan, dia bersedia memohon maaf dan meninjau kesalahannya setelah sejumlah komentarnya dikritik mengandung motif diskriminasi terhadap kaum wanita.

Merespon pertanyaan wartawan pada hari Senin (8/9), Ko mengemukakan, dia sama sekali tidak berpandangan diskriminatif terhadap wanita, tapi dirinya sendiri adalah seorang dokter, maka berbicara tentang organ tubuh manusia adalah hal biasa, namun masyarakat umum mungkin tidak biasa dengan kata-kata yang digunakannya, maka kalau ada salah anggapan, dia bersedia memohon maaf.

Beberapa saat lalu, Ko Wen-je melukiskan calon Walikota Chiayi Chen Yi-zhen sebagai wanita cantik yang sangat sesuai untuk menjabat sebagai juru bicara Biro Pariwisata dan tidak sesuai untuk menjadi walikota. Setelah itu, dalam suatu pidato di suatu perguruan tinggi, Ko menggunakan kata-kata kontroversial untuk melukiskan obstetri dan ginekologi yang dianggap sebagai suatu diskriminasi terhadap kaum wanita.

Menghadapi semua insiden yang telah menurunkan angka dukungannya dalam berbagai survei ini, Ko mengatakan, statusnya sudah berubah dari seorang dokter menjadi calon walikota, maka dia seharusnya merevisi tindakan dan pembicaraannya sebagai seorang tokoh politik.

Ko mengatakan, “Bagi seorang dokter atau pelajar ilmu kedokteran, berbicara tentang barang ekskresi atau organ tubuh manusia adalah hal normal, tapi bagi masyarakat umum, oleh karena mayoritas bukan dokter, mereka akan merasa tidak biasa. Kalau memang begini, saya rasa saya harus perbaiki diri sendiri. Kalau ada yang merasa tidak senang, berarti saya harus memohon maaf.”

Sementara itu, melalui jaringan sosial Facebook, Ko Wen-je juga menegaskan kembali sikap tidak mendiskriminasi wanita, tapi kalau komentarnya telah membangkitkan rasa diskriminatif atau tidak senang di antara sebagian orang, dia bersedia memohon maaf.

Komentar

Terbarumore