(Taiwan, ROC) --- Pusat perbelanjaan terbaru dan terbesar di Kota Taipei, LaLaport Nangang, resmi dibuka untuk umum pada Kamis kemarin (20/3) pukul 12.30 siang. Sebelum pembukaan, sudah banyak masyarakat yang mengantre untuk menjadi yang pertama memasuki pusat perbelanjaan terbaru tersebut.
LaLaport Nangang menyatakan bahwa mall ini memiliki total 300 brand, dengan 237 di antaranya (80%) yang sudah buka pada hari pertama. Merek-merek lainnya akan dibuka secara bertahap, dan diperkirakan 95% merek akan beroperasi pada bulan Mei.
KidZania, tempat simulasi bagi anak-anak untuk mencoba berbagai profesi, pertama kalinya hadir di Taiwan dan dijadwalkan akan dibuka pada paruh pertama tahun 2026. Setelah KidZania bergabung, LaLaport Nangang menargetkan omset tahunan sebesar NT$10 miliar.

Saat jam makan siang, area kuliner menjadi tujuan utama konsumen hingga penuh sesak. 圖:UDN
Setelah dibuka siang ini, LOPIA, supermarket Jepang pertama di Taipei, langsung dipenuhi pengunjung yang mengantre untuk membeli produk-produk promo pembukaan. Saat jam makan siang, area kuliner menjadi tujuan utama konsumen hingga penuh sesak. LaLaport Nangang memperkirakan jumlah pengunjung di hari pertama mencapai 30.000 hingga 35.000 orang.
Grup Mitsui Fudosan saat ini memiliki investasi bisnis komersial di Taiwan yang mencakup wilayah utara, tengah, dan selatan, masing-masing dengan tiga Mitsui Shopping Park LaLaport dan tiga lokasi MITSUI OUTLET PARK.
Pusat perbelanjaan regional besar pertama di Taiwan, LaLaport Taichung, telah dibuka pada Mei 2023, diikuti oleh LaLaport Nangang yang mulai dibangun pada 2019 dan selesai dalam waktu 6 tahun.
LaLaport Fengshan Kaohsiung masih direncanakan untuk dibuka pada paruh kedua tahun 2026. Ketiga fasilitas LaLaport di utara, tengah, dan selatan Taiwan, memiliki skala yang sama dengan 300 brand.
LaLaport Nangang memiliki area perbelanjaan seluas 47.000 ping (1 ping setara dengan 3,31 m2) yang terdiri dari satu lantai basement dan enam lantai di atas tanah. Dengan jangkauan perjalanan 30 menit yang mencakup populasi 2 juta orang di area perdagangan, ini menjadi target pasar potensial bagi LaLaport Nangang.